News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak: "Saya Tikam Pake Gunting Karena Saya Sakit Hati Tidak Dibukakan Pintu"

A (20) pelaku pembunuhan ayah dan anak pengusaha roti maros di depan Pesantren di Maccopa, Kabupaten Maros, Sulsel, hanya dapat tertunduk usai di tembak Polisi.
Senin, 11 Desember 2023 - 11:09 WIB
A (20) pelaku pembunuhan ayah & anak di Maccopa, Kabupaten Maros, Sulsel, hanya dapat tertunduk usai di tembak Polisi.
Sumber :
  • Ist

Maros, tvOnenews.com - Pria berinisial A alias Black berusia 20 tahun, yang membunuh ayah dan anak pengusaha roti, di depan Pesantren di jalan Poros Daya-Maros, kelurahan Taroada, kecamatan Turikale, kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, lantaran merasa sakit hati tidak dibukakan pintu dan ditendang oleh korban terlebih dulu. Pelaku menikam kedua korban menggunakan gunting.

"Sakit hati ya, tapi tetap kita penyidik masih perdalam," ujar AKBP Awaluddin, Kapolres Maros, Minggu (10/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

A (20) alias Black ditangkap tim gabungan Jatanras Polres Maros dan Resmob Polda Sulsel, di sekitar wilayah kabupaten Maros. Usai melakukan penyelidikan dan olah TKP selama empat hari.

Kapolres maros menjelaskan, polisi tengah mengumpulkan bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Pelaku pembunuhan sadis inipun ditahan di Mapolres Maros.

"Penyidik memperkuat alat bukti menjerat pelaku ini," jelasnya.

Sementara itu dihadapan polisi, pelaku menceritakan kronologis pembunuhan Makmur (ayah) 53 tahun dan Abdillah (anak) 27 tahun, pada Rabu (6/12) dini hari lalu.

Pelaku mengaku emosi saat tidak dibukakan pintu.

Pelaku sempat mengetuk dan menendang pintu Ruko (rumah toko) tersebut, kemudian korban Abdillah membuka pintu hingga terjadi perkelahian.

"Saya ketuk-ketuk tapi tidak dibuka, saya tendang baru dibuka. Anaknya dulu, dia turun buka pintu saya dorong dia baru lari naik. Dia tendang saya dan berkelahi," ungkap pelaku.

Pelaku kemudian mengambil gunting kemudian menikam korban di lantai dua, kegaduhan tersebut membuat korban Makmur terbangun dan mengambil tongkat hingga memukul pelaku.

"Saya tikam pake gunting, Berkelahi dulu saya, saya dapat gunting, Bapaknya bangun, dia ambil tongkat itu, dia pukuli saya, saya ambil (tongkat) baru saya pukul juga, berkelahi, dia jatuh baru saya ambil gunting," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menikam kedua korban, pelaku masuk ke dalam kamar istri korban yang tengah terbaring sakit. Pelaku mengaku mengambil barang berupa HP dan kunci Mobil.

"Masuk kamarnya ada istrinya disitu saya ambil HP sama kunci mobil. Saya kumpulkan saja dekat itu korban. Saya sudah emosi tidak sadar berapa kali (tikaman)," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT