News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekurangan Biaya, Balita Penderita Pneumonia Tertahan di Rumah Sakit

Tidak memiliki biaya, balita penderita pneumonia di Makassar dibantu tim UPZ saat tertahan di RS Labuang Baji karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit.
Jumat, 29 September 2023 - 14:17 WIB
Keluarga balita N bersama dengan Unit Pengumpul Zakat
Sumber :
  • idris tajannang

Makassar, tvOnenews.com - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) membantu balita penderita pneumonia atau di kenal dengan radang aru-paru yang kekurangan biaya hingga tertahan di Rumah Sakit Labuang Baji, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/9/2023)

"Anak dari pasangan suami istri Hamzah dan Harmayanti asal jalan Andi tonro 5 no 2a, Kelurahan Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan yang dirawat di rumah sakit Labuang Baji Makassar tidak mampu membayar biaya pengobatan di rumah sakit sehingga harus tertahan," kata koordinator UPZ Pemprov Sulsel, Andi Aryani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak rumah sakit berkoordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terkait adanya pasien yang kurang mampu, agar bisa dibantu.

"Kebetulan, pihak RS Labuang Baji menghubungi UPZ Pemprov Sulsel jika ada pasien yang tidak mampu membayar biaya pengobatan rumah sakitnya, sehingga kami UPZ Pemprov Sulsel lansung mendatangi pasien di rumah sakit," jelas Andi Aryani. 

Setiba di RS, UPZ Pemprov Sulsel yang diwakili oleh Andi Aryani selaku koordinator Sulawesi Selatan, lansung menemui pihak RS dan pasien untuk membicarakan biaya pengobatan balita yang mengalami pneumonia itu.

"Alhamdulillah, setelah kami bicara dengan pihak RS, kami diberi keringanan dengan membayar setengah dari biaya pengobatan balita Nurhafizah. Dan kini balita tersebut bersama ibunya sudah bisa pulang kerumah," ungkap Andi Aryani.

 Balita N yang menderita radang paru-paru terbaring di Rumah Sakit Labuang Baji dan dijaga oleh orang tuanya, Kamis (28/9/2023).
 
Andi Aryani menjelaskan jika awal mula balita N dilarikan ke RS. Dimana ia mengalami sakit sesak nafas.

Kemudian kedua orang tuanya tidak membawanya ke rumah sakit lantaran tidak memiliki biaya berobat bahkan mereka tidak memilik kartu berobat seperti kartu kis atau BPJS-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebetulan ada orang yang mau membantu dan membiayai pengobatannya, makanya dibawalah ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, orang itu justru tidak ada kabar sama sekali sehingga kedua orang tua balita N pasrah dengan kondisinya yang tertahan di RS," cerita Andi Aryani.

"Balita N masuk ke RS sekitar tanggal 16 lalu dan sekitar tanggal 22 kami selesaikan semua tunggakannya setelah berkoordinasi dengan pihak RS," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT