News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Peringatan 4 Tahun Tragedi Tewasnya Dua Mahasiswa di Kendari, Pendemo Bentrok dengan Satpol PP

Unjuk rasa ratusan mahasiswa di Kendari Sulawesi Tenggara memperingati 4 tahun tewasnya rekan mereka dalam aksi unjuk rasa berakhir bentrok dengan satpol PP
Selasa, 26 September 2023 - 18:36 WIB
Suasana bentrokan antara pengunjukrasa dan aparat Satpolpp di Depan Kantor Gubernur Sultra, Selasa (26/9/2023)
Sumber :
  • erdika mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen di Kota Kendari terlibat bentrok dengan puluhan Aparat Satuan Polisi Pamongpraja saat melakukan unjukrasa di depan Kantor Gubernur, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/9/2023) sore.

Aksi demonstrasi ini merupakan rangkaian dari peringatan 4 tahun tewasnya dua mahasiswa bernama Randi dan Yusuf Kardawi yang terjadi pada 26 September 2019 lalu. Diketahui dua mahasiswa itu tewas tertembak ketika sedang berunjukrasa di depan kantor DPRD Provinsi dalam menyuarakan penolakan revisi RUU KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvonenews, massa yang menggelar aksi unjuk rasa memisahkan kelompok masing-masing menjadi 3 titik. Ada yang demo di depan pintu gerbang 1 dan 2 Mako Polda Sultra, dan ada yang melakukan aksi di depan gerbang Kantor Gubernur Sultra. 

Saat polisi tengah menerima aspirasi massa di depan Mako Polda Sultra, tiba-tiba pendemo lain yang ada di depan pintu gerbang Kantor Gubernur Sultra terlibat bentrok dengan petugas Satpol PP Sultra yang berjaga. Bentrok dikarenakan adanya aksi saling tarik ban saat pendemo akan membakar ban di tempat tersebut. 

Dalam keributan tersebut, para pendemo saling dorong hingga saling kejar dengan beberapa anggota Satpol PP Sultra. Untungnya, aparat kepolisian yang berjaga langsung bertindak cepat untuk melerai keduanya. 

Dalam aksinya, ratusan mahasiswa ini mendesak Pj.Gubernur Sulawesi Tenggara untuk merekomendasikan kasus tersebut ke Komnasham agar statusnya ditingkatkan menjadi pelanggaran HAM berat, termasuk menyelidiki kembali penyebab pasti kematian dua almarhum.

"Itu pembunuhan pak, pembunuhan dua aktivis Kota Kendari. Kami berharap bahwa kasus ini bisa direkomendasikan ke Komnasham melalui Pj.Gubernur Sulawesi Tenggara agar statusnya bisa ditingkatkan menjadi pelanggaran ham berat dan kembali diangkat dan diselidiki seluruh rentetan peristiwa," ungkap Sapril, Ketua HMI Cabang Kendari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana mereda ketika Anggota Polresta Kendari menarik pasukan Satpol PP untuk kembali mundur. Selain di depan Kantor Gubernur, aksi serupa juga terjadi di depan Mapolda Sulawesi Tenggara. Hingga Selasa petang suasana di lokasi sudah berangsur kondusif. 

(emr/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT