News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pura-pura Mati Saat Peluru Mendarat di Kepala, Lukman Akhirnya Lolos dari Pembantaian KKB

Lukman (32), yang menjadi korban kekejaman KKB di Ilaga, Papua Tengah, bercerita saat terkena tembakan di kepala, dirinya mesti berpura-pura tewas agar .....
Senin, 4 September 2023 - 16:18 WIB
Lukman, Korban KKB asal Pangkep, ditembak di kepala hingga pura-pura mati
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Pangkep, tvOnenews.com - Lukman (32) pria asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, selamat usai kepalanya ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Korban menceritakan saat itu dia pura-pura meninggal.

"Sudah itu dia masih tunggu saya keluar, saya pura pura meninggal karena dia kokang lagi satu kali, dia tunggu saya bangun tapi saya punya pikiran bilang kalo saya bangun tetap akan ditembak," ujar Lukman, Senin (4/8/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lukman menceritakan, kejadian penembakan itu terjadi pada Rabu (23/8/2023) lalu di pasar Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Saat itu ia yang hendak menutup toko di datangi oleh 2 orang pemuda yang ingin berbelanja.

Keduanya bergantian masuk, berpura-pura belanja, saat di depan korban, Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) atau biasa disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB ) tersebut langsung menembak korban di kepala. Korban saat itu kemudian terjatuh dan pura pura meninggal agar tak diberondong.

"Dia pura-pura belanja 50 ribu baru dia kembali lagi, baru dia keluar lagi ada temannya masuk anak muda, dia bawa semacam pistol begitu dia langsung tembak saya, tiba tiba langsung menembak," ungkapnya.

Saat kelompok KKB pergi, Lukman kemudian berlari ke Puskesmas yang tak jauh dari pasar Ilaga. Ia sempat di tolong oleh warga sekitar puskesmas.

"Saya lari sendiri pergi di Puskesmas ada sekitar 100 meter dari pasar," jelasnya.

Usai menjalani perawatan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Puncak, korban KKB kini memilih dirawat di rumahnya.

Korban kekejaman KKB itu memilih pemulihan luka tembak dan traumanya di rumah karena keterbatasan biaya. Ia mengaku masih trauma atas kejadian tersebut.

 Lukman (32) berkisah saat dirinya menjadi korban penembakan oleh KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu orang tua Lukman, Ratna, mengaku mengetahui peristiwa tersebut usai dihubungi oleh rekan anaknya. Ia meminta agar anaknya tak usah kembali ke Ilaga karena merasa khawatir. 

"Saya tidak tenang waktu itu, saya tahu dari teman-temannya di sana," imbuh Ratna. (wsn/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT