News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kondisi Bayi Kembar Siam Kaki Empat Pasca Operasi Pemisahan

Bayi kembar siam berkaki empat asal Suwangi Timur Lombok Timur jalani operasi pemisahan selama kurang lebih 15 jam oleh tim dokter Rumah Sakit Umum Provinsi NTB
Minggu, 6 Agustus 2023 - 13:36 WIB
Bayi kembar siam berkaki empat di Mataram selesai menjalani operasi pemisahan bagian tubuh, Minggu (6/8/2023)
Sumber :
  • Herman Zuhdi

Mataram, tvOnenews.com - Bayi kembar siam berkaki empat Muhammad Karunia, asal Suwangi Timur, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, menjalani operasi pemisahan oleh tim dokter Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, pada hari Sabtu (5/8/2023). Operasi pemisahan yang berlangsung selama kurang lebih 15 jam itu dianggap sebagai operasi perdana dan unik di Indonesia.

Tim dokter yang terdiri dari 16 orang ahli dari berbagai bidang medis berhasil memisahkan organ-organ parasit dari tubuh bayi Karunia. Operasi pemisahan dimulai pukul 07.00 WITA dan selesai pukul 22.30 WITA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Tim Dokter Operasi Kembar Siam RSUP NTB, dr. Sunanto, mengatakan bahwa operasi berjalan lancar berkat doa dari kedua orang tua bayi Karunia dan masyarakat.

"Pagi pak, alhamdulillah berkat doa kedua orang tuanya dan kita semua, operasi berjalan lancar sampai dengan jam 22.30," ujarnya kepada tvonenews.com, Minggu (6/8/2023). 

Ia menambahkan bahwa kondisi bayi Karunia setelah dilakukan pengontrolan pagi ini dalam keadaan stabil. 

"Untuk kondisi pagi ini, baru aja saya bersama dr Poerwadi SpBA, visite ke RS. Kondisi bayi sampai dengan saat ini dalam kondisi stabil," katanya.

Ia berharap bahwa bayi Karunia dapat segera pulih dan berkumpul bersama keluarganya. 

"Kita doakan saja semoga adek Karunia ini cepat pulih dan bisa berkumpul bersama keluarga," tandasnya. 

Sementara itu, kedua orang tua Bayi Muhammad Karunia, Sri Gde Jayadi dan Sri Nurul Hidayati merasa bahagia dan terharu dengan telah dilakukannya operasi pada anak mereka. 

"Kami merasa bahagia, dan terharu, semoga anak kami cepat pulih," ujarnya saat dihubungi.

Selain itu mereka juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, dan tim dokter yang telah berjibaku sejak pagi melakukan operasi anaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terimakasih kami,ini semua berkat doa dari semua pihak,Pemda Lombok Timur,masyarakat NTB dan Indonesia pada umumnya, tentunya dukungan dari teman-teman media, dan yang sangat luar biasa tim dokter dr RSUP NTB dan RS dr. Soetomo Surabaya yang telah luar biasa memberikan kemampuan mereka untuk mengoperasi dedek Karunia," tandasnya. 

(hzi/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT