News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Sekolah, Siswa SD di Sikka Panjat 13 Pohon Lontar demi Bantu Sang Kakek

Bagi Angelus Nong Alvin, bocah yang kini naik ke kelas 4 SDK Delang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengisi waktu liburan sekolah, Alvin demikian panggilan keseharian bocah yang berusia 10 tahun ini, malah memilih beraktivitas layaknya orang dewasa, yaitu memanjat pohon Lontar untuk menyerap nira.
Rabu, 6 Juli 2022 - 12:22 WIB
Angelus Nong Alvin, bocah kelas 4 SDK Delang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sehari-hari memanjat pohon Lontar.
Sumber :
  • Tim Tvone-Tovik Koban

Sikka, Nusa Tenggara Timur - Liburan sekolah biasanya diisi dengan berkunjung ke tempat wisata atau menikmati aneka permainan bagi kebanyakan anak-anak usia sekolah dasar. Namun tidak demikian bagi Angelus Nong Alvin, bocah yang kini naik ke kelas 4 SDK Delang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Betapa tidak, mengisi waktu liburan sekolah, Alvin demikian panggilan keseharian bocah yang berusia 10 tahun ini, malah memilih beraktivitas layaknya orang dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap pagi dan petang hari, Alvin yang tinggal di gubuk sederhana dalam kebun bersama kakek Yakobus Idong (61) dan nenek Katarina Tensia (59)  di kampung Ili Geteng, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur ini, memilih beraktivitas memanjat 13 pohon lontar untuk menyerap nira.

Saat disambangi tvonenews.com, Rabu (06/7/2022) pagi, bocah yang ditinggal pergi kedua orang tua ke tanah Papua untuk mengadu nasib, tengah mengasah pisau yang akan digunakan sebagai alat pengiris.

Foto : Alvin memanjat pohon Lontar membantu sang Kakek

Usai mengasah sebilah pisau, dengan langkah gontai lantaran baru bangun tidur bersama sang adik, Alvin pun menuju salah satu pohon lontar yang tak jauh dari pondok kediaman mereka.

Dengan cekatan, bocah yang bercita-cita ingin menjadi anggota TNI ini pun langsung memanjat pohon pertama untuk menyerap nira.

Setelah pohon pertama, bocah kelahiran 27 Januari 2020 ini pun turun dan langsung kembali memanjat pohon yang lain dengan ketinggian sekitar 8 meter.

"Saya isi masa liburan dengan memanjat 13 pohon lontar guna menyerap nira setiap pagi dan sore ini untuk membantu kakek dan nenek agar bisa mendapatkan uang," ungkap Alvin kepada tvOnenews.com usai memanjat pohon lontar.

Alvin menuturkan, pekerjaan memanjat pohon lontar ini, tidak hanya dilakukan saat masa liburan sekolah seperti saat ini, namun sudah dilakukan sejak berada di bangku kelas 2 SD dengan senang hati.

"Tidak hanya saat libur ini om, tapi setiap pulang sekolah sejak kelas dua SD, saya panjat pohon lontar om," tutur Alvin.

Tidak sampai disitu saja, setelah selesai memanjat belasan pohon lontar, Alvin pun kembali ke pondok untuk menyiapkan sarapan pagi berupa dua gelas air panas untuk diminum bersama sang adik Martinus Nong Anjelo (7) dan Fransisko Lorenso (4).

Yakobus Idong, kakek bocah pemanjat pohon mengatakan, setiap hari dirinya bersama sang cucu memanjat pohon lontar. Dari puluhan pohon lontar yang ada, Alvin memanjat 13 pohon dan sisanya dilakukannya. Dan dari hasil memanjat pohon lontar, Alvin berhasil mengumpulkan 40 liter nira yang selanjutnya diolah menjadi minuman tradisional (moke)  sebanyak 5 liter dan biasanya di jual ke pasar dengan harga Rp200.000,-.

"Setiap hari kami berdua memanjat pohon lontar untuk menyerap nira. Dan hasilnya tidak saja untuk kebutuah hidup, namun juga untuk membiayai sekolahnya dan juga biaya kuliah pamannya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yokobus Idong, aksi panjat pohon lontar yang dilakukan Alvin berawal ketika saat masih kecil, melihat tetangga yang sering memanjat pohon untuk menyedap nira.

"Saya sering melarang cucu saya untuk tidak lagi memanjat pohon lontar, apalagi usianya masih anak-anak. Namun drinya punya kemauan keras untuk memanjat. Dan saya pun selalu mengawasinya agar aman saat panjat hingga turun pohon dari pohon lontar ini,"  terangnya. (ofk/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT