News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Penampakan Detik-detik Puluhan Warga Terjebak yang Banjir Bandang di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur

Dua anak sungai di wilayah Masabewa, kecamatan Paga, Sikka, NTT pada Senin meluap akibat hujan deras sejak Minggu malam dan mengakibatkan banjir bandang.
Selasa, 28 Juni 2022 - 02:16 WIB
Foto Puluhan Warga yang Terjebak Banjir Bandang di Sikka NTT
Sumber :
  • Oktavianus Fredi Koban

Sikka, Nusa Tenggara Timur - Dua anak sungai di wilayah Masabewa, kecamatan paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada Senin (27/6/2022) meluap akibat hujan deras sejak Minggu (26/6/2022) malam dan mengakibatkan banjir bandang.

"Dua anak sungai yang meluap ini tdak ada jembatan sehingga ketika banjir besar ya kami terjebak selama berjam-jam,' kata Yan Wula, salah satu warga desa tuwa kecamatan Tanawawo, Senin (27/6/2022) petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Puluhan Warga yang Terjebak Banjir Bandang di Kabupaten Sikka, NTT)

Dikatakan Yan Wula, Kedua anak sungai yang meluap ini berada di ruas jalan yang menghubungkan wilayah kecamatan paga hingga kota kecamatan Tanawawao yang berada di pedalaman Kabupaten Sikka.

"Jalur anak sungai yang meluap ini merupakan satu-satunya akses jalan ke wilayah Tanawawo. Tidak ada jalan alternatif. Jadi mau tidak mau setiap kali banjir pasti warga dan kendaraan terjebak," tuturnya.

Jika ada yang nekat, lanjut Yan, maka setiap warga maupun kendaraan harus membayar jasa penyeberangan yang dilakukan sejumlah anak muda dengan harga Rp10.000.

"Agar bisa melewati derasnya arus banjir, kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp10.000, untuk membayar jasa gotong yang dilakukan sejumlah pemuda desa," ungkap Yan.

Sementara itu, Camat Tanawawo, Yoris Da Cunha, saat dihubungi tvonenews.com, membenarkan terjadinya banjir bandang yang berujung warga terjebak.

"Benar tadi dua anak sungai di jalur Paga-Tanawawo meluap. Dan kondisi ini terjadi setiap kali hujan deras. Sehingga kami pun harus menunggu berjam-jam di tepi sungai," kata Yoris da Cunha.

Yoris da cunha menambahkan, setiap kali terjadi luapan dua anak sungai ini, aktivitas warga 10 desa di Kecamatan Tanawawo pasti lumpuh dan terisolir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Imbas dari luapan dua anak sungai ini, ya warga 10 desa di kecamatan Tanawawo pasti lumpuh. Karena tidak ada jalan alternatif," ujarnya.

Camat Yoris berharap, pemerintah Kabupaten bisa membangun jembatan di sejumlah aliran anak sungai agar warga dan arus transportasi tidak terganggu meski dimusim penghujan. (ofk/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT