News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Masinton Mediasi Sederet Permasalahan Masyarakat dengan PT. Nauli Sawit di Tapteng

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu memediasi masyarakat dengan PT. Nauli Sawit untuk mencari solusi terhadap banyaknya permasalahan yang terjadi sejak lama antara kedua belah pihak.
Minggu, 13 Juli 2025 - 20:08 WIB
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu memediasi masyarakat dengan PT. Nauli Sawit untuk mencari solusi terhadap banyaknya permasalahan yang terjadi sejak lama antara kedua belah pihak.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu memediasi masyarakat dengan PT. Nauli Sawit untuk mencari solusi terhadap banyaknya permasalahan yang terjadi sejak lama antara kedua belah pihak.

Mediasi dilakukan di Aula Kantor Camat Sirandorung, Sabtu (12/07/2025), juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi. Di kesempatan itu, Bupati Masinton menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi tersebut, mulai dari ganti rugi lahan masyarakat yang belum tuntas direalisasikan oleh PT Nauli Sawit selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian akses jalan masyarakat di areal perkebunan PT Nauli Sawit yang menjadi kontroversi, karena warga harus berurusan dengan Satpam untuk masuk ke areal perkebunan mereka, serta sederet permasalahan lainnya.

Bupati dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) mediasi permasalahan yang terjadi antara PT. Nauli Sawit dengan masyarakat untuk mencari solusi.

"Sehingga tidak ada yang merasa di rugikan, semua pihak mendapatkan keadilan. Kita ingin mencari solusi terbaik, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah hadir sebagai bukti bahwa negara telah hadir di tengah tengah masyarakat," kata Masinton Pasaribu.

Mediasi lebih dari 6 jam itu berjalan alot. Perwakilan masyarakat dengan pihak PT Nauli Sawit sempat saling adu argumen berlangsung alot. Namun oleh Bupati Tapteng meredam emosi masyarakat, dan kemudian dicapai kesepakatan untuk memecahkan permasalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inilah momen nya kita ingin memutus permasalahan yang selama ini terjadi. jangan lagi berlarut larut permasalahan ini," sambung Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Berikut 9 kesepakatan antara masyarakat dengan PT. Nauli Sawit yang dihasilkan dalam rapat mediasi:
1. Masyarakat dan PT Nauli Sawit bersepakat membentuk tim verifikasi lahan dengan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, terkait ganti rugi lahan yang belum tuntas.
2. PT. Nauli Sawit melengkapi dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) Izin Usaha perkebunan, Hak Guna Usaha (HGU), dan dokumen lainnya.
3. Masyarakat Kelurahan Bajamas Kecamatan Sirandorung dan PT. Nauli Sawit bersepakat membentuk tim verifikasi eks lahan tanah lapangan bola yang ditukar gulingkan/digantikan ke lokasi baru, dan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.
4. Masyarakat dan PT. Nauli Sawit dengan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan melakukan peninjauan kembali tentang akses jalan masyarakat yaitu;
a. Akses keluar masuk Desa Muara Tapus Kecamatan Manduamas yang terhalang tembok PT. Nauli Sawit.
b. Jalan PNPM Desa Sampang Maruhur menuju ladang/kebun masyarakat.
c. Jalan PU Desa Sampang Maruhur menuju SP 3 Kelurahan Bajamas Kecamatan Sirandorung.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT