News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Provinsi Jakarta Gelar Rapat Khusus untuk Tangani Tawuran dan Macet, Kaji Pelibatan Kriminolog hingga Pembentukan Satgas Penertiban Tawuran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah efektif menangani persoalan tawuran hingga kemacetan yang imbas pelaksanaan proyek strategis.
Jumat, 27 Juni 2025 - 12:05 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah efektif menangani persoalan tawuran hingga kemacetan yang imbas pelaksanaan proyek strategis.
Sumber :
  • Pemprov DKI Jakarta

tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah efektif menangani persoalan tawuran hingga kemacetan yang imbas pelaksanaan proyek strategis. Berbagai langkah untuk atasi tawuran dikaji mulai dari pelibatan kriminolog dan psikolog, kampanye besar Jaga Jakarta, hingga Pembentukan Satgas Penertiban Tawuran.

Rapat koordinasi lintas sektor tersebut dilaksanakan di Balaikota, Jakarta, Kamis (26/6/2025) dihadiri oleh jajaran Staf Khusus Gubernur - Tenaga Ahli Gubernur, Sekretaris Daerah-Asisten Sekretaris Daerah, serta kepala dinas dan kepala BUMD terkait. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tawuran di Jakarta seolah terjadi secara turun-temurun, dan penyebabnya bermacam-macam. Oleh karena itu, kehadiran Pemprov Jakarta untuk menangani persoalan ini benar-benar ditunggu oleh publik," ujar Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Firdaus Ali.

Pemprov Jakarta mengkaji upaya kerja sama dengan psikolog dan kriminolog dari universitas yang ada di sekitar Jakarta guna menemukan solusi efektif untuk menangani persoalan tawuran di Jakarta. "Juga perlu ada enforcement (langkah paksaan) yang kuat, broken windows theory di mana kaca pecah sedikit langsung dicari pelakunya pun perlu diterapkan," kata Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo.

Selain itu, Pemprov Jakarta juga akan mengkaji langkah penanganan tawuran melalui kampanye besar "#JagaJakarta". "Patroli rutin Forkopimda hingga memaksimalkan penggunaan CCTV berbasis Artificial Intellegence (AI) pun perlu dilakukan," tutur Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pemuda dan Olahraga Dicky Soemarno.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali pun menyampaikan, pendekatan ekonomi atau sosial akan dikaji penerapannya untuk atasi persoalan tawuran. Bahkan, pemberian insentif dan disentif di setiap wilayah yang terdapat tawuran dan yang tidak terdapat tawuran akan diupayakan diterapkan. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah efektif menangani persoalan tawuran hingga kemacetan yang imbas pelaksanaan proyek strategis.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah efektif menangani persoalan tawuran hingga kemacetan yang imbas pelaksanaan proyek strategis.
Sumber :
  • Pemprov DKI Jakarta

 

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta pun mengkaji pembentukan Satgas Penertiban Tawuran. "Satgas penertiban harus dibentuk, operasi harus tetap dijalankan secara besar-besaran," ujar Wisnu Permadi, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia.

Sanksi Tegas Kontraktor Nakal
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada para kontraktor nakal yang tidak memenuhi standard keselamatan dan pengelolaan lalu lintas yang selaras dengan dokumen perencanaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu, karena Pemprov DKI Jakarta menerima banyaknya aduan kemacetan yang disebabkan banyaknya proyek pembangunan konstruksi strategis di ruas-ruas jalan di DKI Jakarta seperti proyek pembangunan MRT, LRT, JSDP, PAM Jaya, Harbour Road Toll, dan lain-lain. 

"Kita perlu sensitif dan responsif, perlu empati dengan masyarakat yang terkena macet harus ada petugas yang hadir (dishub) dilapangan untuk mengatur," tutur Prastowo.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT