News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Gabungan PSDKP dan Syahbandar Bitung Temukan Kapal Motor Ayra Rene 01 Diduga Lakukan Kecurangan GT dan Penggunaan BBM Subsidi

Dalam rangkaian operasi rutin pengawasan dan penertiban kapal perikanan, tim gabungan dari PSDKP bersama Syahbandar Perikanan Bitung menemukan indikasi pelanggaran serius pada salah satu kapal motor perikanan, KM Ayra Rene 01.
Jumat, 2 Mei 2025 - 10:06 WIB
Tim gabungan dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Syahbandar Perikanan Bitung menemukan indikasi pelanggaran serius pada salah satu kapal motor perikanan, KM Ayra Rene 01.
Sumber :
  • tvOnenewscom/Idham

tvOnenews.com - Dalam rangkaian operasi rutin pengawasan dan penertiban kapal perikanan, tim gabungan dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Syahbandar Perikanan Bitung menemukan indikasi pelanggaran serius pada salah satu kapal motor perikanan, KM Ayra Rene 01.

Kapal tersebut awalnya tercatat memiliki ukuran 30 GT sebagaimana tertera di lambung kapal. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam dan pengukuran ulang oleh tim teknis gabungan, ditemukan bahwa sebenarnya kapal tersebut memiliki ukuran mencapai 35 GT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah bentuk manipulasi data,” tegas Kurniawan, Kepala Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. 

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kapal sebenarnya 35 GT, yang seharusnya tidak berhak menerima BBM bersubsidi. Namun, GT kapal dibuat hanya 30 agar tetap dapat menikmati subsidi yang sejatinya merupakan hak nelayan kecil dengan kapal di bawah 30 GT.”

Tim penyidik kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan terhadap pemilik kapal, berinisial JP yang diduga kuat merupakan Anak Pejabat Pemda Provinsi Sulawesi Utara," ungkap Kurniawan.

Ironisnya, Pejabat tersebut selama ini dikenal sangat vokal menyampaikan pentingnya penindakan terhadap praktik-praktik yang dapat menyengsarakan nelayan kecil. Namun, justru ia sendiri kini diduga terlibat langsung dalam pelanggaran yang merugikan negara dan masyarakat nelayan.

KM Ayra Rene 01 diketahui mulai beroperasi sejak September 2024 dan telah melakukan kegiatan penangkapan ikan sebanyak 10 kali hingga saat ini. Berdasarkan catatan penggunaan, kapal ini memakai BBM dalam jumlah besar—antara 20 hingga 30 ton dalam sekali pelayaran.

Tim gabungan dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Syahbandar Perikanan Bitung menemukan indikasi pelanggaran serius pada salah satu kapal motor perikanan, KM Ayra Rene 01.
Tim gabungan dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Syahbandar Perikanan Bitung menemukan indikasi pelanggaran serius pada salah satu kapal motor perikanan, KM Ayra Rene 01.
Sumber :
  • tvOnenewscom/Idham

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hasil penyelidikan mengungkap bahwa kapal tersebut menggunakan BBM bersubsidi, padahal seharusnya, kapal di atas 30 GT , wajib menggunakan BBM industri. Dugaan ini memperkuat indikasi penyalahgunaan fasilitas subsidi yang telah menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.

Lebih lanjut, pemeriksaan juga menemukan bahwa kapal tersebut beberapa kali melakukan penangkapan ikan di luar wilayah yang diizinkan dalam dokumen perizinannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT