News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjawab Tantangan Pengelolaan Sampah, Waste Station Diluncurkan di Yogyakarta

Guna menjawab tantangan pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) AQUA dan Rekosistem meluncurkan waste station di Gedung Gramedia Yogyakarta, Jumat (21/03/2025). 
Sabtu, 22 Maret 2025 - 00:29 WIB
Guna menjawab tantangan pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) AQUA dan Rekosistem meluncurkan waste station di Gedung Gramedia Yogyakarta, Jumat (21/03/2025).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Guna menjawab tantangan pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) AQUA dan Rekosistem meluncurkan waste station di Gedung Gramedia Yogyakarta, Jumat (21/03/2025). 

Seperti diketahui setelah penutupan permanen Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan pada 2024 lalu karena penuhnya volume pengelolaan sampah,  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membutuhkan urgensi pengelolaan sampah berkelanjutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, Astri Wahyuni mengatakan peluncuran waste station ini sejalan dengan komitmen AQUA #BijakBerplastik yang terdiri tiga pilar, yaitu, pengumpulan, edukasi dan inovasi. 

“Kolaborasi antara AQUA dan Rekosistem ini merupakan bukti nyata komitmen AQUA untuk mengumpulkan dan mengelola sampah, khususnya kemasan produk pasca-konsumsi. Ini juga sekaligus memenuhi tanggung jawab kami sebagai produsen, yang diperluas (Extended Producer Responsibility). Selaras dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen,” kata Astri.

Ditemui di tempat yang sama, CEO dan Co. Founder Rekosistem, Ernest Layman mengungkapkan bahwa inisiatif Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menerapkan kebijakan desentralisasi pengelolaan sampah sudah cukup baik. 

“Namun, tantangan masih ada. Beberapa depo sampah mengalami penumpukan akibat keterbatasan fasilitas pengolahan yang belum optimal. Rekosistem adalah startup teknologi iklim yang memberikan solusi digital untuk sirkular ekonomi, kehadiran Waste Station AQUA dan Rekosistem untuk mengurangi sampah di hulu dengan mengajak masyarakat melakukan daur ulang sampah anorganiknya”, ujar Ernest.

Waste Station merupakan salah satu inovasi utama Rekosistem.  Fasilitas pengumpulan sampah daur ulang yang dirancang untuk mendorong masyarakat memulai kebiasaan mendaur ulang dengan memberikan poin reward. 

Untuk mempermudah proses ini, pengguna dapat mengunduh aplikasi Rekosistem melalui Google Play Store atau App Store sebelum menyetor sampah mereka. 

Sampah yang disetor dapat ditukar dengan voucher belanja dan saldo e-wallet sebagai bentuk apresiasi. 

Selain itu, Waste Station Rekosistem juga terkoneksi dengan sejumlah bank sampah, outlet dan retail penjual AQUA, serta AQUA Home Service (AHS).

Dengan adanya Waste Station di kota pelajar ini, AQUA dan Rekosistem berharap dapat menciptakan kebiasaan masyarakat dalam memilah dan menyetor sampah, sehingga meningkatkan tingkat daur ulang dan menciptakan ekosistem berkelanjutan.

Ditemui saat peluncuran Waste Station Rekosistem, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji mengapresiasi inisiatif Rekosistem dan AQUA dalam menghadirkan solusi berbasis ekonomi sirkular melalui pendirian Waste Station di Yogyakarta. 

Menurutnya, kolaborasi multipihak seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat bersinergi menciptakan perubahan positif. 

“Dengan adanya Waste Station, kita tidak hanya memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk memilah dan mendaur ulang sampah, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

tvonenews


 
Bayu mengungkapkan, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan pemerintah daerah, mitra, komunitas pegiat sampah, penyedia jasa pengelolaan sampah, Waste Management Specialist dan pengelola destinasi wisata melaksanakan pendampingan dalam bentuk; program pengurangan sampah, program pengelolaam sampah, hingga rutinitas aksi bersih sampah di sekitar destinasi wisata.

AQUA Ajak Pemangku Kepentingan Tur Ekonomi Sikular di Kota Yogyakarta. AQUA menyadari Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama wisata di Indonesia memiliki urgensi pengelolaan sampah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak berhenti pada kolaborasi dengan Rekosistem. Masih di kota dan hari yang sama, untuk menemukan solusi pengelolaan sampah multipihak, AQUA bersama Direktorat Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB) Kementerian Lingkungan Hidup melakukan kunjungan ke sejumlah mitra pengumpulan sampah kemasan AQUA. 

Antara lain; Bank Sampah Induk, TPS Panggung Harjo dan pusat pengumpulan sampah kemasan Sentral Busa yang sudah mengumpulkan 1000 ton sampah kemasan plastik sejak 2020, dan kemudian dikirimkan ke pabrik daur ulang, diolah kembali. Sehingga melalui ekosistem ini setiap  sampah kemasan AQUA menjadi bernilai kembali atau memiliki daur hidup baru.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT