GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Panen Massal Buah Sawit Menghantui PBS di Kotim

Adanya aksi sekelompok oknum warga yang melakukan panen massal buah sawit disejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)
Minggu, 17 Desember 2023 - 11:37 WIB
sekelompok oknum warga yang melakukan panen massal buah sawit disejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, tvOnenews.com - Adanya aksi sekelompok oknum warga yang melakukan panen massal buah sawit disejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), benar-benar membuat resah pihak perusahaan perkebunan. Apalagi aksi panen massal ini dilakukannya secara terang-terangan dan melibatkan ratusan orang warga.

Aksi panen massal yang terakhir terjadi di Kotim yaitu menimpa perkebunan sawit milik PT. Agro Wana Lestari (PT. AWL), yang berlokasi di kecamatan Bukit Santuai, yang informasinya terjadi sejak hari Kamis (14/12/2023) hingga Sabtu (16/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari unggahan video yang beredar luas disejumlah medsos, terlihat ada ratusan unit mobil pick up milik para pemanan yang antri keluar dan masuk ke areal kebun PT. AWL.

Informasinya, para pemanen yang terlihat di video tersebut adalah mereka yang sebelumnya melakukan aksi serupa di areal kebun milik perusahaan Sinar Mas Grup yakni PT. Agro Karya Prima Lestari (PT. AKPL), pada minggu lalu.

Mereka kemungkinan berpindah ke PT. AWL, karena di PT. AKPL saat ini telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Kotim dan Polsek Mentaya Hulu. Setiap lima hari sekali untuk bergiliran berjaga di PT AKPL dan melakukan patroli skala besar. 

"Saat ini Polres sedang melaksanakan patroli skala besar di sana untuk mencegah dan menghalau penjarahan," beber Kapolres Kotim, AKBP Sarpani. 

Sementara itu menurut salah seorang kepala desa di Kecamatan Bukit Santuai, yaitu kepala desa Tumbang Penyahuan, Sempung, mengatakan seluruh kades yang ada di kecamatan Bukit Santuai sepakat menyatakan jika aksi panen massal yang terjadi di PT. AWL adalah sebuah tindakan penjarahan. 

Menurut Sempung, soal alasan oknum warga yang melakukan pemanenan, yang menyatakan jika mereka bertindak akibat perusahaan tidak memberikan lahan plasma 20 persen adalah merupakan alasan yang dibuat-buat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PT. AWL sudah melaksanakan kewajiban mereka menyediakan sebagian lahan plasma," kata Sempung.

Sempung juga secara tegas menyebutkan, jika oknum warga yang melakukan aksi panen massal itu tidak datang dari desanya ataupun warga desa-desa lain yang ada disekitar kebun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT