News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibunda Makan Ubi dan Pisang Setiap Hari, Balita 11 Bulan Alami Gizi Buruk 

Kurangnya pasokan gizi membuat seorang balita yang berusia 11 bulan di Sikka Nusa Tenggara Timur mengalami gizi buruk dan saat ini membutuhkan uluran tangan.
Rabu, 22 November 2023 - 23:29 WIB
Balita penderita gizi buruk di Sikka Nusa Tenggara Timur butuh uluran tangan.
Sumber :
  • tovik koban

Sikka, tvOnenews.com - Potret mirisnya dunia kesehatan dialami NKS, balita berusia 11 bulan, warga desa Waipaar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bagaimana tidak, lantaran ketiadaan biaya, karena kesulitan ekonomi, asupan gizi yang sangat kurang membuat bayi NKS mengalami gizi buruk.

"Kalau nasi satu kali dalam sehari. Selebihnya kami makan ubi dan pisang. Sehingga anak Natalia mengalami gizi kurang," ungkap Yunita Lepe, ibu kandung bocah malang yang kini tinggal bersama sang nenek karena ketiadaan rumah, di desa Waipaar, Rabu (22/11/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan Yunita, buah hatinya bersama Yohanes Don Bosco kini kondisinya kian memprihatinkan. Tubuhnya kian kurus hingga membuatnya tak bisa melakukan aktivitas dan hanya bisa terbaring lemah.

"Anak kami Natalia hanya memilik berat badan 3,9 kilogram (Kg) dan mengalami gizi buruk. Kami terpaksa tinggal bersama dengan nenek karena belum memiliki rumah," Kata Yunita 

Menurut Yunita, bocah Natalia sempat berobat ke RSUD Tc Hillers Maumere, namun akhirnya dibawa pulang kembali, lantaran tidak mampu membayar tagihan rumah sakit karena Natalia tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Saya bersyukur, anak kami mendapatkan perawatan yang baik dari tenaga kesehatan Puskesmas Watubaing dan RSUD Tc Hilers Maumere meski tak punya Kartu Indonesia Sehat," kisahnya. 

Lantaran tidak mampu bayar biaya rumah sakit, lanjut Yunita, aparat pemerintah desa Waipaar, tenaga kesehatan di Puskesmas Watubaing dan pegawai di kantor camat Talibura mengumpulkan uang untuk membayar tagihan rumah sakit.

"Saat ditangani pihak medis, Natalia didiagnosa mengalami Bronkopnemonia (infeksi saluran napas paru-paru) disertai gangguan perkembangan dan gizi buruk," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yunita yang berprofesi sebagai petani kini tidak bekerja karena harus merawat anaknya sedangkan ayah kandung Natalia hanya buruh serabutan dan saat ini sudah merantau dan bekerja di Kalimantan dengan penghasilan yang sangat tidak menentu. 

"Kami sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah terkait atau pihak lainnya untuk membantu anaknya agar bisa mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit sehingga anak kami bisa kembali sehat," pintanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT