News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumlah Warga Yang Keracunan Kue Ipau Bertambah Jadi 40 Orang

Jumlah total korban keracunan kue Ipau sudah tercatat 40 orang. Hingga hari ini, Ahad (2/4) kondisi korban yang dirawat di RSUD Dr. Murdjani berangsur membaik.
Minggu, 2 April 2023 - 11:41 WIB
Bupati Kotim, Halikinnor, menjenguk pasien yang menjadi korban keracunan makanan di RSUD Dr. Murdjani Sampit
Sumber :
  • Didi Syachwani

Sampit, tvOnenews.com - Warga Sampit, Kalimantan Tengah, yang menjadi korban keracunan kue Ipau terus bertambah. Hari Sabtu malam (1/4/2023) ada sekitar 7 orang warga yang datang ke rumah sakit Dr. Murdjani Sampit, karena kondisi kesehatan mereka tak kunjung membaik.

"Mereka awalnya melakukan perawatan dirumah masing-masing, tapi karena tidak kunjung sembuh, bahkan mungkin merasa semakain bertambah parah, akhirnya keluarga mereka memutuskan untuk dibawa ke rumah sakit. Ada tambahan 7 pasien keracunan makanan hari ini," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Sabtu (1/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya penambahan ini, total keseluruhan pasien yang jadi korban keracunan makanan ini jumlahnya menjadi 40 orang. Tapi setelah menjadi perawatan, secara umum kondisi kesehatan mereka saat ini cenderung terus membaik.

"Sepertinya sudah tidak ada yang dikhawatirkan, setelah menjalani perawatan yang intensif disini (rumah sakit), secara umum konsidi kesehatan para korban cenderung membaik. Mungkin tidak lama lagi mereka semua sudah sembuh," ujar Umar berharap.

Dijelaskannya pula, pihaknya juga telah melaporkan masalah ke BPOM Palangka Raya, dan hari ini mereka sudah berangkat ke Sampit untuk melakakan pemeriksaan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

"Penanganan ini merupakan wewenang BPOM, kita tunggu saja hasil pemeriksaan mereka nanti," tegas Umar.

Namun sejak ada peristiwa keracunan makanan massal ini terjadi, pihak Dinkes Kotim, juga telah melakukan pemeriksaan sampel makanan di labkesda Kotim, dan dari hasil pemeriksaan ditemukan bakteri Ecoli pada makanan tersebut.

Sementara itu Bupati Kotim, Hakilinnor, yang datang ke RSUD Dr Murdjani Sampit, menengok para korban keracunan makanan ini, menyatakan keprihatinannya kenapa kasus ini hingga terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak pembukaan pasar Ramadhan kemaren, saya sudah mewanti-wanti para pedagang agar memperhatikan betul masalah bahan pembuatan makanan yang harus higenis dan sehat. Apalagi sampai ada korban yang meninggal dunia," ujar Halikinnor dengan mimik wajah kecewa.

Halikinnor juga memerintahkan kepada pihak Dinkes agar mengawasi secara ketat para pedagang makanan dan minuman di Kotim, agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT