News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Protes Mutasi, Pj Bupati Intan Jaya Intimidasi Anak Buah

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Kampung (DPMK) Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau mengaku mendapatkan ancaman atau intimidasi dari Pj Bupati Intan Jaya Apolos Bagau.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 15 Maret 2023 - 10:44 WIB
Protes mutasi, Pj Bupati Intan Jaya intimidasi anak buah
Sumber :
  • intanjayakab.go.id

Papua, tvOnenews.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Kampung (DPMK) Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau mengaku mendapatkan ancaman atau intimidasi dari Pj Bupati Intan Jaya Apolos Bagau atas upaya protes yang dilakukan Yoakim karena demosi yang dia terima. 

Yoakim diketahui adalah salah satu pejabat yang didemosi Pj Bupati belum lama ini dan patut diduga demosi yang dilakukan menabrak aturan, sarat dendam politik dan sangat sewenang-wenang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal tersebut, Yoakim yang merasa keberatan dengan langkah Pj Bupati menyampaikan keberatannya secara terbuka kepada publik dan membuka ruang untuk mengajukan keberatannya kepada Kementrian Dalam Negeri dan Komisi Aparatur Sipil Negara.

"Saya mengetahui adanya ancaman tersebut dari saudara saya yang melakukan pembicaraan dengan Pj Bupati yang mana beliau menitipkan pesan agar disampaikan kepada saya supaya jangan melakukan protes lagi apalagi ada upaya membawa persoalan ini ke Kemendagri atau KASN," ungkap Yoakim kepada wartawan, Selasa (14/03/2023).

Dikatakan Yoakim, ancaman tersebut menjalar ke ancaman tindak pidana korupsi agar memeriksa Penggunaan APBD selama dia memimpin.

"Saya juga tidak mengerti kenapa beliau emosional. Pakai ancam segala. Saya dan juga teman-teman lain yang protes hanya memperjuangkan hak kami sesuai aturan dan koridor hukum. Jadi beliau sebenernya tidak usah emosi atau ancam begini," ucapnya.

tvonenews

Ia sesalkan karena sebagai pemimpin seharusnya Pj Bupati mengakomodir dan mengajak bicara baik-baik bawahannya yang melakukan protes.

Lagipula, pejabat yang melakukan protes atas mutasi, demosi bahkan non-job disebabkan tidak ada alasan rasional sehingga mereka dimutasi.

"Kalau demosi itu artinya saya melakukan pelanggaran berat. Lantas apa pelanggaran berat yang saya lakukan? Saya menilai kebijakan Pj Bupati ini memang murni karena dendam politik saja. Tapi sayang beliau tidak cermat," kata Yoakim yang didemosi dari sebelumnya Kepala Dinas PMK menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan, dan Usaha Kecil Kabupaten Intan Jaya.

Hal lain, kata Yoakim, demosi yang dilakukan tanpa koordinasi dan izin dari pemerintah pusat bahkan tidak melalui tim Baperjakat Kabupaten.

"Artinya secara otoriter Pj Bupati melakukan demosi dan menyalahi atau menabrak UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2022. Wajar kami sebagai pejabat yang merasa dirugikan meminta kejelasan mengapa dan tindakan berat apa serta tindakan melawan hukum apa yang dilakukan sehingga kami mendapat demosi," tegas Yoakim.

Yoakim sangat menyayangkan sikap Pj Bupati yang karena kekuasaannya melakukan ancaman.

Termasuk pidana yang sumbernya hanya berdasarkan desas-desus yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya itu, Yoakim memastikan dari regulasi berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2008 tampak jelas bahwa Pj Kepala Daerah dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan tidak mempunyai wewenang sekaligus telah melampaui aturan untuk melakukan mutasi ASN tersebut atau yang disebut dalam doktrin sebagai tindakan ultra vires.

"Maka kami pastikan bahwa apa yang dilakukan Pj Bupati Intan Jaya dalam mutasi atau demosi dan non-job ASN merupakan langkah abuse of power dan praktik maladministrasi. Bahkan, untuk kasus di Intan Jaya ini sarat dengan conflict of interest karena pesanan politik. Ini yang saya dan teman-teman lawan. Jangan karena punya ambisi politik tertentu lalu tabrak aturan dan korbankan anak buah," pungkas Yoakim. (hmd/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT