News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Gagal Menyalip Kendaraan di Depannya, 2 Pengendara Motor Tewas Terseret Bus Sugeng Rahayu

Diduga gagal nyalip kendaraan di depannya, dua orang pengendara sepeda motor tewas tertabrak bus Sugeng Rahayu jurusan Yogjakarta – Surabaya
Jumat, 3 Februari 2023 - 19:26 WIB
2 orang pengendara motor tewas terseret bus Sugeng Rahayu
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur - Diduga gagal nyalip kendaraan di depannya, dua orang pengendara sepeda motor tewas tertabrak bus Sugeng Rahayu jurusan Yogjakarta – Surabaya, di Jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya masuk Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jumat (3/2). 

Kedua korban yang berboncengan tewas mengenaskan di lokasi kejadian, bahkan pengendara beserta motornya yang jatuh ke kolong bus, terseret hingga sejauh 20 meter. Sementara itu, Udin (45) kondektur bus Sugeng Rahayu mengaku kejadian terjadi secara tiba-tiba. Saat bus melaju dari Yogjakarta menuju Surabaya, muncul sepeda motor dari lawan arah menyalip mobil di depannya. Karena jarak terlalu dekat bus tak bisa menghindar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tahunya ya langsung ada suara bruak gitu pak, lalu bus minggir, saya lihat di kaca spion kanan itu sudah ada dua orang tergeletak di jalan,” kata Udin. 

Masih lanjut Udin, bus berhenti dan melihat kondisi korban. Ada 2 orang sudah tak bernyawa, sementara sepeda motor korban masih terjepit roda depan bus. 

“Kita langsung lihat, ada dua orang sudah meninggal, satunya masih bawa ayam. Korban naik motor, itu motornya masih tersangkut roda depan,” imbuhnya. 

Sementara itu, petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi yang datang ke lokasi kejadian, selain mengevakuasi korban ke RSUD dr Soeroto Ngawi juga melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP sementara dan hasil keterangan para saksi, kecelakaan maut tersebut berawal saat sepeda motor dengan nopol AE 3983 JT yang dikendarai Edi Sugianti (37) asal warga Desa Munggut, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, membonceng Loso (40) warga Desa Lego Wetan, Kecamatan Bringin, Ngawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepeda motor korban melaju dari arah Ngawi menuju Solo, dan mengambil haluan kanan karena menyalip kendaraan di depannya. Namun naas, dari arah berlawanan melaju kencang bus Sugeng Rahayu dengan  nopol W 7486 UP yang dikemudikan Heru Purnomo (53) warga Desa-Kecamatan Gerih, Ngawi.

Karena jarak sudah dekat, tabrakan pun tak dapat dihindari. Satu korban terpental, sementara pengendara berikut sepeda motor terseret sejauh 20 meter hingga bus berhenti menabrak pagar pembatas tepi jalan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT