News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang dari Dua Hari, Pelaku Pembunuh Perempuan di Sungai Setail Banyuwangi Ditangkap

Kerja keras polisi ungkap pelaku pembunuhan perempuan di Sungai Setail, Desa Wringinpitu, Tegaldlimo, Banyuwangi, membuahkan hasil, 2 pelaku ditangkap
Senin, 23 Januari 2023 - 14:29 WIB
kurang dari 2 hari, pembunuh perempuan di Sungai Setail Banyuwangi ditangkap
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Kerja keras polisi mengungkap pelaku pembunuhan perempuan di Sungai Setail, Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, membuahkan hasil. Tak sampai dua hari, dua pelaku ditangkap. DMW (29), warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar dan AS (26), warga Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi, diamankan di rumah masing-masing. 

Penangkapan keduanya berawal dari terungkapnya identitas korban. Ternyata, korban bernama Sumila (55), warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama untuk mengamankan kedua pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku diamankan setelah identitas korban terungkap. Keduanya pulang usai membunuh korban," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa di Polresta Banyuwangi, Senin (23/1). 

Dari tangan pelaku diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya perhiasan dan uang tunai senilai Rp1,7 juta milik korban. Polisi juga mengamankan tas, pakaian dan tali yang digunakan menjerat leher korban. 

"Hasil autopsi, korban diyakini meninggal akibat dibunuh. Setelah dibunuh, korban dilempar ke sungai oleh pelaku," kata Kapolresta.

Sebelum dibunuh, pelaku utama, DMW menjemput korban menggunakan mobil sewaan jenis Chevrolet hitam. Korban sedianya mengajak pelaku menagih hutang ke Ciamis, Jawa Barat. Dalam perjalanan, korban mendadak sakit perut. Korban kemudian mengajak pelaku kembali ke Banyuwangi. Setelah itu, pelaku mengajak korban menjemput pelaku lainnya, AS. Selanjutnya, ketiganya berkeliling ke sejumlah tempat di Banyuwangi, termasuk membeli tali plastik untuk membunuh korban. Korban tak curiga.

Aksi pembunuhan itu dilakukan kedua pelaku di sebuah jalan sepi. Pelaku menggunakan tali untuk menjerat leher korban hingga tewas. Melihat korban tak bernyawa, kedua pelaku sempat panik. Bahkan, mayat korban dibawa berkeliling hingga 24 jam. Selanjutnya, mayat korban diseret ke pinggir sungai, lalu dilempar. Setelah itu, kedua korban pulang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, mayat korban baru dibuang ke sungai setelah 24 jam meninggal,” jelas Kapolresta.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengambang di sungai, Jumat (20/1). Korban ditemukan oleh warga yang hendak buang air ke sungai. Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui pergi dari rumah sejak Rabu (18/1). (hoa/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT