News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

35 Eks ODGJ dari 1 Desa di Malang Diajari Cara Membatik Ciprat

Upaya bentuk kemandirian dan produktivitas bagi warga ODGJ di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Malang, sebanyak 35 orang mendapatkan pelatihan membatik
Rabu, 28 Desember 2022 - 16:53 WIB
35 eks ODGJ dari 1 desa di Malang diajari membatik ciprat
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, Jawa Timur - Upaya untuk membentuk kemandirian dan produktivitas bagi warga pasca menderita gangguan jiwa di Desa Wonorejo,Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, sebanyak 35 orang mendapatkan pelatihan membatik. Selain pelatihan, pasca mengalami gangguan jiwa, mereka juga mendapatkan bantuan peralatan membatik dari Yayasan Baitul Mal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN),Rabu (28/12).

Penyaluran bantuan dan pelatihan dari program CSI YBM PLN ini disalurkan melalui Yayasan Sedekah Masyarakat Indonesia (Semain) Malang. Ketua Yayasan Sedekah Masyarakat Indonesia Ruwiyanto membenarkan, jika bantuan yang diberikan kepada warga pasca mengalami gangguan jiwa itu merupakan program CSI dari YBM PLN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar mas, bantuan yang diberikan kepada warga eks gangguan jiwa berupa peralatan dan bahan untuk belajar membatik," kata Ruwiyanto.

"Mereka nantinya akan diajari belajar membatik ciprat oleh pendamping Posyandu Jiwa, warga setempat. Pelatihannya kurang lebih satu tahun, setelah mereka bisa membatik, nanti karya batik mereka juga kita bantu pemasarannya," ujarnya.

"Para Eks ODGJ 35 orang tersebut merupakan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, yang telah menjalani rehabilitasi di RSJ Lawang. Pembentukan jiwa mandiri dan produktivitas bagi eks orang dalam gangguan jiwa ini merupakan program CSI YBM PLN bersama Yayasan Sedekah Masyarakat Indonesia (Semain) Malang. Namun juga merupakan bentuk terapi bagi eks ODGJ agar mereka kembali bisa memiliki jiwa mandiri dalam bermasyarakat dan membentuk lapangan pekerjaan," jelas Ruwiyanto.

Pelatihan membatik ciprat bagi 35 eks ODGJ bagi warga Desa Wonorejo mendapat apresiasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang.

"Mereka harus dituntut kembali memiliki jiwa yang mandiri dan produktivitas seperti sedia kala," kata Retno Tri Damayanti, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Retno Tri Damayanti menambahkan, aksi peduli dengan eks ODGJ dengan memberikan pelatihan merupakan pilot project, karena hal ini bisa motivasi menjadi pelopor Posyandu Jiwa di desa lainnya yang ada di Kabupaten Malang. Meski Posyandu Jiwa di Malang belum terbentuk.

"Yang menjadi harapan saya, apa yang dilakukan Yayasan Baitul Mal PLN dan Yayasan Sedekah Masyarakat Indonesia merupakan aksi positif. Hal ini perlu diteruskan dengan berkelanjutan, agar warga eks ODGJ memiliki hak yang sama seperti warga lainnya dan bisa motivasi menjadi pelopor posyandu jiwa lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” lanjutnya. (eco/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT