News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertinggi di Jatim, 12 Warga Banyuwangi Tewas Terserang Demam Berdarah Dengue

Tahun 2022, kasus DBD di kabupaten ini meningkat tajam. Total, 512 kasus naik lebih dari 500 persen dibanding tahun sebelumnya, dan tercatat kasus tertinggi di Jatim.
Selasa, 20 Desember 2022 - 14:52 WIB
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat.
Sumber :
  • tim tvone/happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Sedikitnya 12 warga Banyuwangi tewas akibat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Tahun 2022, kasus DBD di kabupaten ini meningkat tajam. Total, 512 kasus naik lebih dari 500 persen dibanding tahun sebelumnya, dan tercatat kasus tertinggi di Jatim.

Lonjakan kasus DBD terbanyak terjadi di bulan Agustus 2022. Pada bulan itu mencapai 71 kasus. Salah satu penyebab melejitnya kasus DBD adalah kondisi cuaca dan lingkungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ Tahun 2022, kondisi cuaca terbilang rancu. Musim panas dan hujan terjadi hampir bersamaan. Ini memicu lonjakan DBD,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, Selasa (20/12/2022) siang.

Musim hujan yang disertai kemarau inilah yang memicu perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti dengan pesat. Dampaknya, kasus gigitan nyamuk sangat tinggi. Apalagi, kesadaran masyarakat cenderung kurang dalam pencegahan kasus DBD. Seperti, menguras atau melakukan pembersihan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Tingginya kasus DBD di Banyuwangi menyerang hampir di seluruh lapisan usia. Bahkan, mereka yang terjangkit DBD kebanyakan justru warga yang tinggal di kota. Penyebabnya, kondisi pemukiman yang padat dan area resapan air yang minim. Imbasnya, sering terjadi genangan air. Kondisi ini berbeda dengan kawasan desa yang banyak lahan terbuka. 

“Kalau tidak ada genangan, peluang nyamuk berkembangbiak itu rendah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mencegah terulangnya kasus DBD, gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) terus digalakkan. Termasuk mengajak masyarakat melakukan pola hidup sehat. Seperti, menguras, mengubur dan membuang barang bekas yang berpotensi menjadi tumbuhnya nyamuk. 

“Jadi, warga jangan hanya mengandalkan fogging. Namun, harus ikut melakukan PSN mandiri,” tegasnya. (hoa/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT