News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Janda Muda Ditemukan Warga dengan Sejumlah Luka Bacok

Warga dan pengguna jalan Dusun Karang Loh, Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung, Lumajang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan muda di tepi jalan, Jum’at (28/10) pagi.
Jumat, 28 Oktober 2022 - 12:35 WIB
Polisi lakukan olah tkp penemuan mayat janda muda diduga korban pembunuhan
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur – Warga dan pengguna jalan Dusun Karang Loh, Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung, Lumajang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan muda di tepi jalan, Jum’at (28/10) pagi.

Menurut Kepala Desa Gedang, Reza Huffadz Firman Maulana, mayat korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB, saat hendak berangkat tebang tebu dan langsung menghubungi kepala dusun setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya dapat informasi dari pak kasun karang loh terus datang kesini. Mayatnya sudah ditutup daun pisang dan banyak darah. Saya sempat lihat ada luka bacok disekitar kedua tanganya, terus saya tutup lagi,” kata Reza, saat ditemui di lokasi.

Tak butuh waktu lama, identitas korban yang mengenakan kaos berwarna merah muda, celana jeans panjang warna biru dan sandal berwarna hitam ini akhirnya di ketahui. Korban adalah Dian Tri Selvia (24) warga Dusun Karang Loh, Desa Gedang Mas.

“Untuk identitas korban sudah diketahui, warga setempat. Jadi lokasi penemuan mayat jaraknya kurang dari satu kilometer dari rumah korban. Tadi saya langsung hubungi Polsek Randuagung,” imbuhnya.

Sementara itu, Musyarofah kakak ipar korban mengaku sehari sebelumya sempat bertemu dengan korban di rumahnya. Kepadanya, korban sempat bercerita jika habis bertengkar dengan istri muda suaminya.

“Kemarin magrib ada di rumah, sempat cerita kalau habis tengkar dengan istri suaminya, dia (korban) kan dimadu sama suaminya. Status korban sudah janda,” jelas Musyarofah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Inafis Satreskrim Polres Lumajang yang datang ke lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP dengan disaksikan ratusan warga. Usai olah TKP, mayat korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, guna proses identifikasi dan autopsi.

“Kita sudah lakukan olah TKP awal, memang ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tajam. Selanjutnya mayat akan kita autopsi untuk mengetahui nanti hasilnya apa, lalu kami akan membagi tugas untuk tim kami guna segera melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Akp Hari Siswanto, Kasat Reskrim Polres Lumajang. (wso/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT