News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diperiksa Lebih Lama Dibanding Iwan Bule, Waketum PSSI Dicecar 70 Pertanyaan oleh Polisi

Tak hanya Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Iwan Budianto juga diperiksa oleh polisi sebagai saksi tragedi Kanjuruhan hari ini.
Kamis, 20 Oktober 2022 - 20:54 WIB
Waketum PSSI Iwan Budianto usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, Kamis (20/10/2022) terkait tragedi Kanjuruhan, Malang.
Sumber :
  • (ANTARA/Willy Irawan)

Surabaya, Jawa Timur - Tak hanya Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Iwan Budianto juga diperiksa oleh polisi sebagai saksi tragedi Kanjuruhan.

Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dicecar sebanyak 70 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur saat diperiksa sebagai saksi tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iwan Budianto diperiksa 5,5 jam yakni dari pukul 13.00 WIB hingga 18.30 WIB.

"Pertanyaan ada 70, terkait tupoksi PSSI apa, gitu lah," ujar Iwan usai diperiksa di Mapolda Jatim, Kamis (20/10/2022).

Mengenai tudingan bahwa PSSI kurang empati karena menggelar fun football di tengah duka suporter Arema, Iwan mengatakan bahwa hal tersebut adalah permintaan dari FIFA.

"Kan sebenarnya message (pesan) presiden FIFA adalah akan ada banyak kejadian di sepak bola dunia tapi sepak bola harus tetap jalan," ujarnya.

Iwan Budianto dan Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule akhirnya memenuhi panggilan polisi terkait tragedi Kanjuruhan usai meminta pembatalan pemeriksaan pada Selasa (18/10/2022).

Iwan Bule beralasan permintaan pembatalan pemeriksaan karena pihaknya harus ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menghadiri rapat dengan AFC dan FIFA.

Ketum PSSI Iwan Bule Diperiksa 5 Jam

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dicecar 45 pertanyaan terkait Tragedi Kanjuruhan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim)

Iwan Bule diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan jiwa, Kamis (20/10/2022).

Iwan Bule diperiksa selama lima jam dari pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB di Mapolda Jawa Timur.

"Terima kasih, hari ini saya telah menghadiri pemanggilan di Polda Jatim. Alhamdulillah selesai," kata Iwan Bule, usai diperiksa.

Iwan Bule meminta maaf, karena pada pemanggilan pertama yakni Selasa (18/10/2022) dirinya tidak bisa hadir.

"Mohon maaf kami pemanggilan pertama tidak bisa hadir, karena ada kegiatan di Kuala Lumpur yakni ada rapat AFC dan FIFA," ujarnya pula.

Terkait pemeriksaan, Iwan memberikan kewenangan kepada Ahmad Riyadh yang sudah ditunjuk sebagai juru bicaranya. Riyadh sendiri merupakan Ketua PSSI Jatim, Ketua Komite Wasit sekaligus anggota Exco PSSI.

Sementara itu, Riyadh menyampaikan, pemeriksaan berjalan lancar. Dalam pemeriksaan, Iwan Bule diberi sekitar 45 pertanyaan yakni mencakup identitas diri, legalitas federasi, struktur, peran dan tugas pokok PSSI ke klub, PT LIB sampai panpel,

"Sampai security (pengamanan), matchcom (pengawas), semua sudah lengkap sesuai prosedur, tahapan gimana, memprogram pertandingan jadwalnya sampai pengawasan akhir sudah ditanyakan," kata dia pula.

Iwan Bule Penuhi Panggilan Polda Jatim

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kamis (20/10/2022), sebagai saksi dalam tragedi Kanjuruhan, Malang.

“Hari ini saya memenuhi panggilan penyidik, hanya datang saja nanti diperiksa, mengikuti panggilan penyidik saja,” kata Ketum PSSI yang akrab dipanggil Iwan Bule itu.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan Iwan Bule dan wakilnya Iwan Budianto bersedia diperiksa setelah beberapa hari sebelumnya meminta penjadwalan ulang.

“Hari ini meminta keterangan Ketua Umum PSSI dan Wakil Ketua Umum PSSI, memang sudah ada konfirmasi dan komunikasi sebelumnya,” ujar Irjen Dedi.

Pemeriksaan Iwan Bule sempat tertunda, sehingga agenda yang seharusnya terlaksana pada Selasa (18/10/2022) baru terealisasi hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iwan Bule sebelumnya meminta penjadwalan ulang atas dirinya sebagai saksi dalam kasus tragedi Kanjuruhan. Ia berdalih memiliki agenda lain yang harus dihadiri.

Wakilnya, Iwan Budianto, memiliki alasan yang sama sehingga menunda juga pemeriksaan. Mereka berdua harus mendampingi Presiden FIFA bertemu Presiden Jokowi.

Selain memeriksa Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI, penyidik juga meminta keterangan saksi ahli lainnya yaitu dokter Rumah Sakit Saiful Anwar yang menjadi tempat penanganan medis korban tragedi Kanjuruhan.

Iwan Bule Bermain Bola Bersama Presiden FIFA

Potret Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, tengah bermain sepak bola bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Stadion Madya, Selasa (18/10/2022), menjadi sorotan ketika korban tragedi Kanjuruhan dikonfirmasi bertambah pada hari yang sama.

Pertemuan PSSI dengan FIFA diwarnai dengan pertandingan persahabatan antara kedua pihak dalam agenda penting untuk membahas transformasi sepak bola Indonesia dengan federasi sepak bola internasional tersebut.

"Presiden FIFA beserta rombongan mengajak PSSI untuk bermain sepak bola. Ini bagian dari keinginan beliau," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, seperti dikutip dari Antara News.

Sementara itu, seorang Aremania korban gas air mata tragedi Kanjuruhan meninggal pada Selasa (18/10/2022), sehingga total korban jiwa adalah sebanyak 133 orang. Korban berinisial A (33) itu sempat dirawat di ruang ICU selama 18 hari sampai dinyatakan meninggal pukul 13.20 WIB.

"Kabar duka dari RSSA, Andi Setiawan Aremania asal Mergosono meninggal dunia setelah dirawat intensif. Sam Andi adalah korban gugur ke -133 tragedi Kanjuruhan. Semoga husnul khatimah nawak," kata salah satu akun suporter Aremania di Instagram @aremadesign yang turut menyampaikan duka cita kepada korban.

Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, dr. Kohar Hari Santoso mengkonfirmasi korban yang meninggal dunia itu terlebih dahulu menjalani perawatan intensif selama 18 hari di rumah sakitnya. Namun kondisinya terus memburuk. (hsn/fan/ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT