News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada, Anak Penderita Batuk Pilek Disertai Demam Meningkat di Pacitan

Wabah penyakit flu (batuk, pilek, demam) tengah merebak di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan. Jumlah penderita sudah lebih dari 100 orang dalam kurun waktu seminggu pada sebulan terakhir ini.
Jumat, 30 September 2022 - 13:51 WIB
Rumah Sakit Umum dr Darsono Pacitan
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Wabah penyakit flu (batuk, pilek, demam) tengah merebak di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan. Jumlah penderita sudah lebih dari 100 orang dalam kurun waktu seminggu pada sebulan terakhir ini. Wabah penyakit tersebut menyerang pada anak-anak sampai orang dewasa bahkan lansia.

Dedi S (29) salah seorang keluarga pasien menjelaskan, penyakit batuk pilek disertai demam tinggi sebabkan anaknya yang berusia 4,5 tahun harus menjalani perawatan di rumah sakit selama 5 hari. Namun, sebelumnya sudah sakit dan tidak sekolah selama 18 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisinya waktu itu lemah sembari batuk pilek dan muntah-muntah. Suhu tubuh tidak stabil panasnya naik turun.  Khawatir dengan penyakitnya, terus saya bawa ke rumah sakit untuk pengobatan. Kata dokter dari hasil laboratorium bukan demam berdarah," jelasnya

Pada kasus ini, Unit Pelayanan Instalasi Gawat Darurat ( IGD) Rumah Sakit Umum dr Darsono Pacitan mencatat adanya peningkatan hunian ruang anak di Soka B. Persentase tingkat hunian bed occupancy rate meningkat 113% pada minggu ke empat bulan ini. Artinya ada peningkatan dari biasanya yang hanya ditingkat persentase hanya 60%.

Peningkatan penderita batuk pilek yang dirawat di Rumah Sakit Umum dr Darsono pada bulan Juli 2022 lalu sebanyak 78 pasien. Di bulan Agustus meningkat lebih tinggi menjadi 119 pasien.

Awal  bulan September sampai dengan minggu terakhir ini, Rumah Sakit dr Darsono kembali merawat hampir 200  pasien usia anak hingga lansia yang menderita batuk pilek disertai demam. Angka tersebut belum termasuk pasien yang di rawat atau menjalani pengobatan di sejumlah puskesmas dan pos pembantu kesehatan serta klinik praktek dokter.

Dokter Specialist Emergency, dr. Netty Nurnaningtyas menyebutkan, sebagian besar pasien merupakan anak pada usia balita, remaja sampai lanjut usia. Beberapa pasien dengan keluhan yang sama yakni batuk pilek demam dan muntah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua pasien setelah menjalani pemeriksaan awal di UGD, kami anjurkan untuk rawat inap agar intensif menjalani perawatan dokter specialis," jelasnya

Pemantauan dan penyelidikan epidemiologi serta upaya penanggulangan intensif ke puskesmas-puskesmas yang kebanjiran pasien penyakit tersebut masih belum dilakukan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT