News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Ada Petugas KKP di Bandara Juanda, 63 Calon Jamaah Umroh Gagal Berangkat

Hanya karena tidak ada petugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya untuk validasi kesehatan di Bandara Juanda, 63 orang calon jamaah umroh asal sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Bondowoso, Probolinggo, Banyuwangi dan Situbondo gagal berangkat dan menumpuk di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Senin, 26 September 2022 - 14:41 WIB
63 orang calon jamaah umroh asal sejumlah daerah di Jawa Timur menunggu di Bandara Juanda
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, Jawa Timur - Hanya karena tidak ada petugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya untuk validasi kesehatan di Bandara Juanda, 63 orang calon jamaah umroh asal sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Bondowoso, Probolinggo, Banyuwangi dan Situbondo gagal berangkat dan menumpuk di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Solihin (52) salah satu jamaah umroh asal Probolinggo ini, sudah ada di Bandara Juanda sejak pukul 02.00 WIB, Senin (26/9) pagi. Mereka menunggu petugas KKP Kelas 1 Surabaya untuk validasi kesehatan, karena pihak imigrasi tidak memberikan stempel jalan jika dari KKP tidak memvalidasi dulu kesehatan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Solikhin juga menambahkan, hingga mendekati jadwal penerbangan pukul 05.00 WIB, petugas KKP Kelas 1 Surabaya yang memvalidasi kesehatan mereka baru datang, sehingga 63 orang jamaah umroh gagal berangkat.

63 jamaah umroh asal Bondowoso, Probolinggo, Banyuwangi dan Situbondo seharusnya terbang jam 05.30 pagi, menggunakan Pesawat Reguler Air Asia Qz-330. Namun, mereka akhirnya gagalkan terbang karena tidak ada petugas KKP bandara yang memvalidasi kesehatan puluhan calon jamaah umroh yang akan berangkat.

Terkait kondisi tersebut, Kepala KKP Kelas 1 Surabaya, Slamet Mulsiswanto menyatakan, informasi keberangkatan calon jamaah umroh dari pihak travel mendadak dan tidak ada info lebih awal. Slamet juga menambahkan, hal tersebut adalah alasan tidak adanya petugas KKP di loket verifikasi kesehatan di Bandara Juanda.

"Informasi keberangkatan puluhan calon jamaah umroh melalui Terminal 2 Bandara Juanda mendadak dan tidak ada koordinasi yang cepat dari pihak biro travel dan maskapai penerbangan," tegasnya.

Menurut informasi dari pihak bandara, puluhan calon jamaah umroh yang gagal terbang ini akan di bawa ke hotel di sekitar kawasan Bandara Juanda, sambil menunggu tindak lanjut dari pihak biro perjalanan travel yang memberangkatkan calon jamaah umroh tersebut. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT