News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesona Waduk Selorejo Malang yang Diapit Pegunungan Kelud dan Kawi

Berwisata ke Malang belum lengkap rasanya jika tak mampir ke bendungan yang berada kawasan Kabupaten Malang, Jawa Timur, atau yang dikenal dengan Waduk Salorejo.
Jumat, 16 September 2022 - 10:38 WIB
Waduk Selorejo, sebuah bendungan di kawasan Kabupaten Malang
Sumber :
  • Tim tvOne/Edy Cahyono

Malang, Jawa Timur - Berwisata ke Malang belum lengkap rasanya jika tak mampi ke bendungan yang berada kawasan Kabupaten Malang, Jawa Timur, atau yang dikenal dengan Waduk Salorejo.

Waduk Selorejo merupakan taman wisata yang telah ada sejak tahun 1970. Setiap tahun, taman wisata Selorejo selalu direnovasi. Siapa sangka, bangunan tua sebuah bendungan, kini menjelma menjadi tempat objek wisata.

Tak hanya sebuah bendungan yang luas yang bisa dinikmati di taman wisata Selorejo, pengunjung juga dapat menikmati objek wisata lainya, seperti taman bermain, jembatan gantung, danau yang sangat indah, serta kuliner khas dari Ngantang.

Jika ingin bermalam di wisata Selorejo, pengunjung bisa menyewa cottage yang disediakan pengelola. 

Salah satu pengunjung asal Surabaya, Umi Kulsum mengaku, ia sangat senang berkunjung ke taman wisata Selorejo, selain bisa menikmati ke indahan pemandangan pegunungan yang mengelilingi bendungan, wahana dan fasilitas di kawasan bendungan cukup terjangkau bagi masyarakat.

"Saya senang mengunjungi Waduk Selorejo ini, apalagi view yang berbau alam yang asri." Jelas Umi.

Sementara pihak pengelola taman wisata Selorejo, Bayu Pramudya mengatakan, pesona taman wisata Selorejo menawarkan panorama alam dengan suasana tenang sembari menikmati kuliner ikan air tawar khas waduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tak sedikit orang yang menikmati  kawasan wisata Selorejo untuk menyalurkan hobinya memancing. Bahkan, tak sedikit dari pengunjung yang menangkap ikan di danau dengan menaiki perahu layar dan berkeliling melihat keindahan alam dari waduk selorejo," Ungkap Bayu.

Memasuki wisata Selorejo, pengunjung hanya merogoh kocek tak lebih dari Rp30 ribu saja untuk menikmati wisata Selorejo.

"Untuk tiket masuk wisata selorejo ini cukup membayar Rp. 20.000 sudah dapat menikmati keindahan wisata selorejo yang masih asri," Lanjutnya.

Bayu menambahkan, taman wisata Bendungan Selorejo berada di elevasi 600 meter DPL yang dikelilingi oleh Pegunungan Dwarawati-Anjasmara, Kelud, dan Kawi. Pengunung juga dapat menikmati panorama alam, berupa air melimpah yang berpadu deretan pegunungan berselimut awan dengan udara sejuk, sembari menikmati kuliner khas yaitu aneka Ikan dan udang olahan dengan sambal yang pedas dan lezat.

"Jadi, destinasi wisata waduk Selorejo sangat cocok bagi kita yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, kolega, dan komunitas untuk bersilaturahmi, merayakan hari penting, pertemuan resmi di indoor & outdoor dengan suasana yang tenang. Fasilitas kami siap untuk menjamu puluhan, ratusan, hingga ribuan tamu," urai Bayu.

Banyak penyedia jasa sewa perahu yang dapat pengunjung pilih. Pengunjung akan diajak mengitari danau sebanyak dua kali dengan tarif  Rp 150.000 – Rp 200.000 untuk motor perahu berkapasitas 6-8 orang. Sementara, perahu dayung bisa disewa Rp 100.000–Rp 150.000 untuk 4-6 orang.

Bagi penggemar pancing, dapat pula memuaskan hobi memancing di sini, karena ada beragam ikan air tawar khas waduk seperti nila, mujair, wader sampai lele.

Bila anda datang dari daerah luar Kota Malang, rute nya ialah Malang-Batu, atau bisa dari Kediri-Pare, selanjutnya bila dari Jombang-Pare ataupun yang datang dari Blitar-Wlingi Anda akan melihat panorama alam yang begitu indah dan mempesona walaupun harus menempuh jarak jauh, karena memang tempat wisata satu ini terlihat dari sisi pinggir jalan.(eco/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT