News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Lumajang Menangis dan Peluk Ketua DPRD Anang Akhmad Syaifudin yang Mengundurkan Diri

Lepas Ketua DPRD H Anang Akhmad Syaifudin yang mengundurkan diri karena tak hafal Pancasila, Bupati Lumajang Thoriqul Haq pelaku dan menangis saat perpisahan
Senin, 12 September 2022 - 17:51 WIB
Bupati Lumajang Thoriq peluk Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Syaifudin yang mengundurkan diri.
Sumber :
  • Wawan Sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Keputusan mendadak Ketua DPC PKB Kabupaten Lumajang H. Anang Akhmad Syaifudin untuk mengundurkan diri dari jabatannta sebagai Ketua DPRD mengejutkan banyak pihak. Tidak terkecuali Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Dalam sambutannya saat sidang paripurna pembahasan raperda perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, Bupati Lumajang tampak sangat emosional menahan tangis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil membaca lima butir Pancasila secara fasih yang diikuti seluruh anggota dewan dan tamu undangan yang hadir, sesekali, suara Thoriq terdengar menahan tangis dan matanya tampak berkaca-kaca menahan air mata.

Berulang kali, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini juga menyebut Anang sebagai sahabat.

"Kita semua telah membayar atas kesalahan, kekhilafan yang tentu tidak disengaja oleh sahabat saya Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Sahabat Anang Ahmad Syaifudin," ucap Thoriq dalam sambutannya, Senin (12/9/2022).

Thoriqul Haq mengaku, permohonan maaf yang disampaikannya dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Lumajang.

"Saya Bupati Lumajang memimpin membayar kekhilafan itu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lumajang," imbuhnya.

Usai turun dari podium, tampak Thoriq memeluk erat Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Anang Akhmad Syaifudin. Momen itu pun sontak diiringi riuh tepuk tangan semua orang yang hadir dalam ruang sidang paripurna DPRD Lumajang.

Untuk diketahui, Anang memutuskan mundur dari jabatannya usai tragedi salah melafalkan sila ke empat Pancasila saat menemui massa aksi penolakan kenaikan harga BBM dari Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), Rabu (7/9/2022).

Massa saat itu menggeruduk gedung DPRD hingga masuk ke ruang sidang paripurna untuk menyampaikan aspirasi penolakan kenaikan harga BBM. Ketika itu, mahasiswa meminta Anang membaca Pancasila di depan massa.

Saat menyebutkan sila keempat, Anang salah mengucapkannya hingga dua kali kesempatan. Aksi Anang membaca Pancasila itu pun direkam dan diunggah ke media sosial

Belakangan, video yang memperlihatkan Anang salah membaca salah satu sila itu viral di media sosial.

Video Ketua DPRD Lumajang Tak Hafal Pancasila Viral

Viral sebuah video yang menunjukkan diduga ketua DPRD Lumajang, tak hafal Pancasila. Hal itu membuat heboh jagat sosial media. Video viral tersebut diunggah oleh akun instagram @andreli_48.

Dalam cuplikan video itu memperlihatkan diduga Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin, yang sedang berdiri di depan keramaian sambil memegang mikrofon. Anang Akhmad terlihat memimpin pengucapan Pancasila yang diikuti oleh para peserta yang hadir dalam ruangan tersebut.

Pada saat membacakan sila pertama hingga ketiga, tak ada kesalahan yang terjadi hingga pada akhirnya pada sila ke empat, Ketua DPRD Lumajang itu tampak salah mengucapkannya.

“Empat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan permusyawaratan,” ujar Ketua DPRD Lumajang dalam cuplikan video yang diunggah oleh akun Instagram @andreli_48 pada Minggu (12/9/2022).

Ucapan sila keempat yang salah itu pun langsung disadari oleh para peserta. Beberapa peserta terlihat tetap mengikuti apa yang dikatakan Ketua DPRD tersebut, sementara yang lainnya seketika protes hingga berteriak salah.

Mengetahui bahwa sila yang ia bacakan ternyata salah, dirinya pun langsung tertawa karena mendapatkan tepuk tangan dan kritikan dari para peserta.

Ketua DPRD Lumajang itu sempat memberikan alasan kepada salah satu peserta yang bersuara dengan mikrofon. Namun hal itu langsung dibantah oleh peserta dan peserta tersebut mengatakan bahwa tak usah beralasan hingga menyebutnya penistaan Pancasila.

Cuplikan Video itupun menuai banyak kritikan menohok dari para netizen.

“Memalukan,” tulis akun instagram @satriadi283 pada Senin (12/9/2022).

Tak hanya itu, beberapa netizen pun mengatakan bahwa seharusnya Ketua DPRD Lumajang malu dengan hal tersebut. Pasalnya, seorang anak Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Dasar pun mampu menghafal Pansila dengan baik dan benar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lahh wkwkw anak SD juga apal kali pak yang ginian mah,” tulis akun Instagram @saya.anggi pada Senin (12/9/2022).

“Malu sama anakku yg masih TK,” tulis akun Instagram pribadi @wharawinoto pada Senin (12/9/2022).(mg4/chm/wso/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT