News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan BL, Pelaku Yang Tega Buang Bayi Kandungnya di Tepi Aliran Sungai di Desa Nguter, Lumajang

Identitas ibu bayi itu kini telah terungkap, yakni seorang perempuan 19 tahun berinisial BL. Perempuan itu depresi ditinggal kekasihnya saat mengandung.
Senin, 5 September 2022 - 17:18 WIB
alasan ibu yang membuang bayinya di pinggir sungai di Lumajang
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Bayi malang yang ditemukan warga tergeletak di pinggir Sungai Karang Kates Dusun Umengan, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, sampai saat ini dirawat intensif di RSUD dr Haryoto. Identitas ibu bayi itu kini telah terungkap, yakni seorang perempuan muda 19 tahun berinisial BL.

Dia adalah warga Dusun Umengan Desa/Kecamatan Pasirian. Perempuan muda itu depresi karena ditinggal kekasihnya saat mengandung. Dia juga malu dan takut berkata jujur kepada keluarganya. Hingga akhirnya, ia nekat membuang bayinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan BL menelantarkan bayinya memang tidak bisa dibenarkan. Akan tetapi, BL juga perlu dipandang sebagai korban. BL rupanya berasal dari keluarga yang kurang harmonis. Dia di rumahnya hanya tinggal bersama kakaknya. Sekali pun serumah bersama saudara, tapi sangat jarang berkomunikasi. Inilah yang menyebabkan BL mencari perhatian di luar rumah.

Kekalutan BL memuncak Kamis (1/9). Perutnya sejak pagi hari terasa nyeri. Dia tahu kalau sakitnya itu tanda-tanda akan melahirkan. Karyawati di toko retail itu akhirnya memutuskan untuk ijin pulang lebih awal. Lalu, dia mengurung diri di dalam kamar menunggu saudaranya berangkat kerja.

Siang hari, perutnya terasa semakin sakit. BL lantas merebahkan diri di kamar. Menahan nyeri, ia sendirian menjalani proses melahirkan. Beruntung, nyawa dia dan bayinya selamat.

BL sempat menangis ketika melihat anaknya lahir dari tubuhnya. Niat hatinya ingin merawat anaknya. Namun, bayang-bayang rasa malu dan ketakutan masih terlalu besar, sehingga dia memutuskan membuang bayi itu ke pinggir sungai.

BL sempat memberi susu formula kepada bayinya sebelum dibuang ke pinggir sungai.
Bahkan, dia juga memberikan kain selimut dengan maksud supaya bayinya tidak kedinginan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah diletakkan di pinggir sungai, BL memantau dari dapur rumahnya berjarak hanya 20 meter dari sungai. Maksud hatinya, dia ingin melihat siapa yang menemukan bayinya. Harapannya, supaya dia bisa memantau pertumbuhan anaknya.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, BL saat ini tidak diproses hukum. Kepolisian dalam perkara ini mengedepankan perlakuan humanis. Kepolisian telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga BL. Akhirnya ada kesepakatan bayi BL setelah dinyatakan benar-benar sehat oleh tim medis RSUD dr Haryoto, maka selanjutnya akan dirawat oleh keluarganya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT