News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tipu Korban dengan Modus Pura-pura Teraniaya, Komplotan Pelaku Ini Diringkus Saat Beraksi di Alun-alun Kota Malang

Tim Satreskrim Polsek Klojen Malang berhasil membekuk tiga pelaku komplotan modus aniaya adik, yang sempat meresahkan para pengunjung di Alun-alun Kota Malang.
Sabtu, 16 Juli 2022 - 06:58 WIB
Polisi saat press rilis dengan menghadirkan tersangka
Sumber :
  • tvone - edy cahyono

Malang, Jawa Timur - Tim Satreskrim Polsek Klojen Malang berhasil membekuk tiga pelaku komplotan modus aniaya adik, yang sempat meresahkan para pengunjung di Alun-alun Kota Malang.

Kapolsek Klojen Kompol Domingos DE. F. Ximenes mengatakan ketiga pelaku tersebut Sahid (21) dan Luki Saputra (20) yang keduanya merupakan warga Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang. Serta satu pelaku anak berinisal MA, yang masih berusia di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketiga pelaku ini diamankan saat hendak beraksi, Senin (11/7) lalu. Saat itu ketiga pelaku mencoba melakukan aksinya kepada pengunjung Alun-alun Kota Malang sekitar jam 20.40 WIB," ujar Domingos, Jumat (15/7/2022).

Domingos menambahkan, sebelum tertangkap pelaku masih adu argumen dengan calon korbannya. Pelaku sempat saling tarik dengan petugas, namun berhasil diamankan. Ketiga pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Klojen. 

Sementara untuk pelaku anak langsung diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. 

"Dari pengakuan tersangka, untuk tersangka S sudah melakukan sebanyak 11 kali percobaan. Dan enam diantaranya berhasil. Sementara untuk tersangka L dan pelaku anak, baru melakukan aksinya dua kali," terangnya. 

Pria yang akrab disapa Dom itu menjelaskan, bahwa pelaku ini selalu memiliki modus yang sama selama melancarkan aksinya. Dengan mengaku bahwa calon korban ini baru saja melakukan penganiayaan terhadap adiknya. 

"Kemudian korbannya meminta HP, dan mengajak korban pergi dari lokasi awal dengan alasan akan ditemukan dengan adiknya. Sesampainya di tengah jalan, kemudian diturunkan dengan kondisi HP sudah dibawa pelaku kabur," bebernya. 

Dom mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang asing. Apalagi yang tiba-tiba menuduh. Apabila ketakutan bisa lari, atau meminta tolong, atau melapor ke pos polisi atau satpam di sekitar lokasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, tersangka Sahid mengaku menjual HP dari hasil aksinya itu untuk kebutuhan sehari-hari dan bersenang-senang. Harganya dari Rp 200 - 500 ribu, tergantung dengan merk dan jenis HP yang berhasil diambil pelaku. 

"Saya jualnya sekitar Rp 200 ribu, dan sebagian memang sudah dijual. Kami hanya bilang ke korban kalau memukuli adik saya, tapi tidak ada yang marah-marah," cerita Sahid. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT