News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PMK Meluas, Belasan Ribu Sapi di Malang Terkonfirmasi Positif

Penyakit mulut dan kuku (PMK) semakin mengganas. Belasan ribu sapi di tiga Kecamatan di Kabupaten Malang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK).
Senin, 13 Juni 2022 - 18:13 WIB
Seekor Sapi yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
Sumber :
  • tim tvOne/Edy Cahyono

Malang, Jawa Timur- Penyakit mulut dan kuku (PMK) semakin mengganas, ribuan sapi di daerah sentra produksi susu di Kabupaten Malang telah mati. Selain mati dan dipotong paksa, belasan ribu sapi di tiga Kecamatan di Kabupaten Malang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK).

Adapun tiga kecamatan itu merupakan daerah sentra produksi susu di Kabupaten Malang, yaitu Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini di katakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin saat meninjau langsung peternak sapi di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Senen (13/6/2022).

"Iya kita memang pada situasi kepanikan, khususnya pada peternak atau temen temen yang punya andil dalam peternakan baik Kop Sae maupun KUD yang ada di Malang Barat," ujar Sodikul.

Amin mengatakan bahwa pihaknya kini sedang mengedukasi risiko dan dampak dari virus PMK.

"Semuanya pada kaget. Hal ini memang harus segera tertangani sesuai harapan, kita segera mengedukasi risiko dan dampak virus yang menyebabkan PMK," kata Amin.

Amin berharap seluruh peternak ke depannya akan dapat lebih baik lagi agar ketika terjadi wabah dapat lekas tertanggulangi.

"Penyakit mulut dan kuku (PMK) memang harus di pahami .tidak hanya sekedar  bengkak biasa,misalnya pada kaki ,memang harus di pahami betul oleh peternak, ya  memang karena keterbatasan SDM peternak kita .kedepan harus lebih baik lagi.dalam pola beternak," ujar Amin.

Sementara serangan PMK di tiga Kecamatan yang ada di Malang itu kini sudah masuk kejadian luar biasa, jumlah sapi  baik yang mati maupun terkonfirmasi positif PMK sudah mencapai belasan ribu ekor.

"Jadi, data di tiga kecamatan Malang barat, untuk  kecamatan Pujon minimal sudah 5.500 ekor terjangkit PMK, potensi itu nampak dari produktifitas air susunya, yang awalnya di Pujon bisa 114 ton perhari, kini turun tinggal 70 ton perhari," terang Amin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian berdasarkan data, di Ngantang kini jumlah sapi yang terjangkit PMK di atas 5.000 ekor sapi. Sedangkan di Kasembon 1.500 ekor sapi.

"Sehingga estimasi kita yang terjangkit dan menunjukkan gejala klinik mungkin paling tidak di angka mencapai 11,000 ekor sapi yang suspek," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT