Pemerintah Dorong Integrasi STP, ITS Luncurkan Science Techno Park 2027
- tim tvOne
Rachmat mendukung sepenuhnya produk hasil riset para peneliti dan mahasiswa ITS. Bersama dengan Rektor ITS, Menteri PPN beserta jajaran melakukan peninjauan secara langsung pada kawasan STP ITS. Peninjauan tersebut mencakup area pengembangan laboratorium masa depan. Melalui peluncuran resmi ini, ITS berkomitmen untuk menjadi orkestrator utama dalam ekosistem ekonomi berbasis pengetahuan.
Sementara itu, Rektor ITS Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc., Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa ITS berupaya menjadi elemen aktif dalam proses tersebut. Kawasan yang dibangun seluas 10 hektare ini dirancang sebagai jembatan antara hasil riset dengan kebutuhan nyata di dunia industri.
“Termasuk secara nyata memperkuat dan membangun kapasitas STP, baik dalam infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia itu sendiri,” tutur Bambang.
STP ITS kini mengelola empat klaster utama yang menjadi pondasi utama dalam inovasi, yakni klaster maritim, otomotif, teknologi informasi dan komunikasi (TIK)/robotika, serta industri kreatif. Melalui klaster yang ada tersebut, STP menjadi bagian penting dalam pengembangan produk inovasi di ITS untuk memenuhi kebutuhan teknologi tepat guna.
Guru Besar Teknik Mesin ITS itu pun mengungkapkan bahwa kegiatan peluncuran ini dapat menjadi awal dalam memulai proses kemandirian melalui ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi.
“Seperti munculnya berbagai alat kesehatan, robot RAISA, produk kendaraan listrik, kapal otonom kita yaitu i-Boat, dan berbagai produk kreatif untuk membantu UMKM,” paparnya.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa pengembangan STP secara masif ini didukung oleh program Higher Education for Technology and Innovation (HETI) yang didanai oleh Asian Development Bank (ADB).
“Negara telah memfasilitasi pembangunan STP sejak tahun 2022 lalu, di antaranya melalui program HETI-ADB dengan alokasi dana mencapai Rp650 miliar,” ungkap Bambang.
Menariknya, dalam kesempatan ini Rektor ITS juga memaparkan rencana strategis masa depan, sejalan dengan program prioritas pemerintahan saat ini. ITS tengah merencanakan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) ITS yang bernama RS dr. Angka Nitisastro dan Pusat Semikonduktor ITS.
“Kelebihan dari rumah sakit ITS ini adalah adanya dukungan program studi Teknologi Kedokteran ITS, sehingga ada integrasi bidang kesehatan dengan teknologi yang lebih maju,” terang pimpinan tertinggi ITS tersebut.
Load more