News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Penutupan Pasar Hewan Lumajang, Pedagang Kambing 'Keleleran' di Jalanan

Informasi penutupan semua pasar hewan di Kabupaten Lumajang hingga dua pekan mendatang, ternyata tidak seluruhnya diketahui oleh pedagang kambing dan domba.
Jumat, 27 Mei 2022 - 10:15 WIB
Dampak penutupan Pasar Hewan Lumajang, sejumlah pedagang kambing keleleran di jalan
Sumber :
  • tvone - wawan s

Lumajang, Jawa Timur - Informasi penutupan semua pasar hewan di Kabupaten Lumajang hingga dua pekan mendatang, ternyata tidak seluruhnya diketahui oleh pedagang kambing

Terbukti, sejak pagi puluhan pedagang kambing tetap berdatangan ke Pasar Hewan Jogotrunan Kecamatan Kota Lumajang, untuk mengais rejeki pada hari pasaran Jum'at (27/5/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun belum sempat masuk ke area Pasar, para pedagang kambing dan domba ini sudah diimbau untuk segera meninggalkan area pasar oleh petugas Satpol PP, dan Anggota Polsek Lumajang. 

"Saya memang belum dengar kalau pasar hewannya ditutup, tadi gak boleh masuk sama Satpol-pp, " kata Rohman, salah satu pedagang domba asal Desa Kunir Lor. 

Meskipun kecewa, Rohman dengan 5 ekor dombanya, serta pedagang lainnya langsung balik kanan namun tidak langsung pulang. Sebagian pedagang memilih menjajakan kambing dan dombanya di jalan. 

"Kan aturannya ndak boleh transaksi di dalam pasar, ya terpaksa jualan di jalan, apalagi sudah terlanjur sampai disini," imbuhnya. 

Tak hanya Rohman, Sudiyono pedagang kambing asal Tempeh, juga harus gigit jari tidak bisa masuk kedalam pasar. Padahal, dia sudah mengeluarkan ongkos tambahan kendaraan untuk mengangkut 12 ekor kambingnya. 

"Ya mau gimana lagi, tetap saya jual sampai laku. Soalnya mau dijual dimana lagi, semua pasar hewan tutup selama dua minggu, " katanya. 

Sementara itu, pantauan tim tvOnenews.com di lapangan, sama sekali tidak terlihat pedagang sapi yang datang ke pasar hewan terbesar di Lumajang ini. 

Yang nampak hanya belasan pedagang kambing dan domba yang keleleran di jalan tak jauh dari pintu masuk pasar hewan. 

Para pedagang sapi, sudah mengetahui jika sejak Kamis (26/5) kemarin, semua pasar hewan ditutup untuk keperluan sterilisasi pasar hewan guna menekan dan mencegah merebaknya wabah PMK, dimana pasar hewan merupakan slaah satu tempat atau sarang penyebaran virus PMK ini. 

Dipintu masuk pasar hewan, juga di pasang pengumuman bahwa aktifitas pasar di tutup hingga tanggal 8 Juni mendatang. (wso/rey) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT