News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunggu Bus Patas Hendak ke Kebumen, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Rumah Makan di Ngawi

Korban diketahui hendak berangkat ke Kebumen Jawa Tengah dengan menunggu bus Eka Patas Langgananya di rumah makan tersebut. Tiba-tiba saat bus tiba dan hendak berangkat korban mengalami kejang dan terjatuh di lantai
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:17 WIB
Evakuasi jasad pria yang meninggal mendadak di rumah makan
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur – Pengunjung rumah makan Duta yang berada di Desa Watualang Kecamatan Kota Kabupaten Ngawi, yang merupakan tempat transit Bus patas Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ini dikejutkan dengan tewasnya Wahyudianto (45), warga Desa Jambangan Kecamatan Paron Ngawi, Selasa dinihari (24/5/2022) sekira pukul 01.00 WIB. 

Korban diketahui hendak berangkat ke Kebumen Jawa Tengah dengan menunggu bus Eka Patas Langgananya di rumah makan tersebut. Tiba-tiba saat bus tiba dan hendak berangkat korban mengalami kejang dan terjatuh di lantai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan Satun (40) salah satu karyawan Rumah Makan Duta ini mengaku, korban adalah salah satu penumpang langganan salah satu Bus Eka Patas yang selalu menunggunya di rumah makan ini. 

“Biasanya dia itu selalu disini menunggu bus Langgananya, nah ini tadi kan sudah janjian to kalau mau naik ke bus jurusan Purwokerto. Nah busnya dateng dan ketemu sopire lalu salaman terus sopirnya ngopi dulu,” ujar Satun.

Kemudian tambahnya, saat sopir keluar dari ruangan dan hendak berangkat, sopir sudah menemukan korban dalam kondisi terlentang dan kejang-kejang. Hingga akhirnya sopir melaporkan kejadian tersebut ke karyawan rumah makan dan juga security. 

Sementara, petugas kepolisian dari Polsek Kota dan tim Inafis Polres Ngawi yang datang ke lokasi kejadian langsung memeriksa korban dan melakukan olah TKP. 

Polisi juga memeriksa tas milik korban yang berisi pakaian, handphone serta dompet yang berisi uang tunai ratusan ribu beserta kartu identitas. 

Menurut Kapolsek Ngawi, AKP Suyadi hasil pemeriksaan korban yang dilakukan tim Inafis dan juga petugas kesehatan tidak menemukan tanda-tanda kejanggalan pada tubuh korban, namun menurut keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit jantung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ Jadi dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan dan dari keterangan keluarga yang bersangkutan memang memiliki riwayat sakit jantung,“ tegas Kapolsek.

Namun demikian, untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, polisi membawa jenazah korban ke RSUD Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Kasus tewasnya korban ini telah ditangani petugas kepolisian dari Polsek Ngawi. (men/rey)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT