Cegah Penumpukan di Pelabuhan Tanjung Perak, Komisi VII DPR RI Sidak Kesiapan Angkutan Laut Lebaran 2026
- tim tvOne
Surabaya, tvOnenews.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Haryo Soekartono, melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk memantau kesiapan infrastruktur dan layanan angkutan laut menjelang masa puncak arus mudik Lebaran 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bambang Haryo menyatakan bahwa kondisi kapasitas angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Perak secara umum dalam keadaan aman.
“Terdapat cadangan kapasitas hingga 40 persen, baik untuk kapal, penumpang, maupun kendaraan,” ujarnya.
Kondisi kelebihan pasokan atau over supply ini dinilai sebagai indikator positif untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Dengan kapasitas yang memadai, diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang atau kesulitan masyarakat dalam memperoleh tiket.
Dari sisi keselamatan, Pelabuhan Tanjung Perak dinilai telah menerapkan sistem keamanan dan keselamatan bertaraf internasional. Hal ini mengacu pada Safety Management System dan International Safety Management Code sesuai standar Organisasi Maritim Internasional.
Bambang Haryo juga mengingatkan pentingnya penguatan aspek keselamatan di luar area pelabuhan, terutama di jalur pelayaran padat di wilayah timur Indonesia. Ia mendorong optimalisasi peran Kesatuan Pengawasan Laut dan Pantai, Bakamla, serta Basarnas, termasuk siaga armada SAR dan helikopter di titik strategis.
Selain aspek operasional dan keselamatan, perlindungan terhadap penumpang juga menjadi sorotan. Bambang Haryo meminta agar kesiapan Jasa Raharja disesuaikan dengan jadwal resmi angkutan Lebaran. Ia juga mendorong peningkatan nilai santunan kecelakaan yang saat ini sebesar Rp50 juta untuk korban meninggal dunia. (gol)
Load more