Dua WN Cina Diduga Curi Uang Penumpang Malaysia di Pesawat Jakarta-Surabaya, Terancam Deportasi
- tim tvone - tim tvone
Sidoarjo, tvOnenews.com – Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, setelah diduga melakukan pencurian dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta-Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.
Â
Peristiwa tersebut terjadi pada penerbangan Citilink QG716 rute Jakarta (CGK)-Surabaya (SUB) pada Kamis (22/01). Kedua tersangka diamankan oleh tim gabungan yang terdiri dari Angkasa Pura, Lanudal Juanda, Satgas Bandara, pihak maskapai, dan petugas imigrasi saat pesawat mendarat di Bandara Juanda.
Â
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menjelaskan kasus terungkap berkat laporan dari tim Subdirektorat Penyidikan Ditjen Imigrasi yang juga berada di pesawat yang sama.
"Korban merupakan warga negara Malaysia yang melaporkan kehilangan uang tunai senilai Rp5 juta dan USD500 dari tas kabinnya," ujar Agus pada Rabu (4/2).Â
Â
Menurut korban, kejadian terjadi sekitar pukul 11.15 WIB ketika dia wn,pergi ke toilet. Seorang awak kabin kemudian memberitahu bahwa ada penumpang yang terlihat membuka tas korban di kompartemen overhead bin. Saat kembali ke kursi, korban menemukan tasnya terbuka dan berada di dekat salah satu tersangka.
"Ketika dilakukan pemeriksaan bersama awak kabin, tersangka sempat melemparkan sejumlah uang ke arah kursi korban," jelas Agus.
Â
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan WM mengakui telah mengambil uang milik korban, meskipun sempat berdalih mengira tas tersebut miliknya. Meskipun korban telah memaafkan, proses hukum keimigrasian tetap akan dilaksanakan karena keberadaan keduanya dinilai tidak memberikan manfaat sesuai kebijakan selektif keimigrasian.
Â
Agus mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan orang asing melakukan aktivitas mencurigakan atau pelanggaran hukum.
"Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama," pungkasnya. (hen)
Load more