GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panitia Isra Mi’raj Berurusan dengan Polisi Akibat Video Viral Biduan Joget Erotis, MUI: Cederai Nilai Dakwah

Sebuah video warga yang merekam penyanyi dangdut berjoget erotis di atas panggung dengan latar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, viral di media sosial.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Januari 2026 - 16:23 WIB
Panitia Isra Mi’raj Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon dimintai klarifikasi terkait dengan pertunjukan penyanyi dangdut erotis di Mapolsek Songgon
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Sebuah video warga yang merekam penyanyi dangdut berjoget erotis di atas panggung dengan latar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Jumat (09/01/2026) sore.

Rekaman video dari telepon pintar yang beredar itu, tampak seorang penyanyi perempuan mengenakan pakaian hitam cukup terbuka, berjoget dengan gerakan dinilai tidak pantas. Aksi itu terlihat kontras dengan panggung berlatar acara keagamaan dan para pemusik yang mengenakan busana bernuansa agamis. Sementara di sisi panggung, terlihat pula penyanyi lain menunggu giliran tampil dengan pakaian terbuka pula.

Warga yang sedang duduk dan menonton pertunjukan itu juga tampak biasa-biasa saja. Bahkan, dalam salah satu cuplikan video, terlihat seorang pria naik ke atas panggung dan berjoget bersama sang biduan. Berbagai kecaman dan komentar negatif dari warganet langsung bermunculan. 

Menyikapi viralnya video itu, Kapolsek Songgon AKP Puji Wahyono langsung memanggil panitia peringatan Isra Mi’raj ke Mapolsek Songgon untuk dimintai klarifikasi.

“Kami langsung panggil panitia untuk klarifikasi. Sebab ijin yang masuk ke kami hanya kegiatan Isra Mi’raj,” tegas Kapolsek Puji, Senin (19/01/2026).

Ketua Panitia Isra Mi’raj, Muhammad Hadiyanto, membenarkan adanya penampilan live musik tersebut. Namun, ia menegaskan kegiatan itu tidak masuk dalam rangkaian acara inti peringatan Isra Mi’raj.

“Memang benar ada live musik, tetapi itu dilaksanakan setelah pengajian selesai dan seluruh undangan serta para kiai sudah meninggalkan lokasi,” kata Hadiyanto.

Ia menjelaskan, hiburan musik tersebut hanya diperuntukkan bagi panitia yang sedang melakukan bersih-bersih usai acara. Menurutnya, tidak ada maksud untuk mencederai nilai-nilai keagamaan.

Meski demikian, Hadiyanto mengakui adanya kekhilafan yang berujung kegaduhan di tengah masyarakat. Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian tersebut.

“Atas nama panitia, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kejadian ini,” ucapnya.

Panitia juga telah menyampaikan klarifikasi melalui video yang dibuat di Mapolsek Songgon. Mereka berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi menilai peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai dakwah.

Wakil Ketua Umum DP MUI Banyuwangi, Kiai Sunandi Zubaidi, menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang terjadi di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon tersebut.

“Peristiwa ini sangat kami sayangkan. Keluhuran dakwah justru tercoreng oleh tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Islami,” kata Kiai Sunandi.

Peringatan Isra Mi’raj, tambah Kyai Sunandi, merupakan kegiatan keagamaan yang memiliki nilai luhur dan telah diteladankan oleh para ulama terdahulu untuk mengenang peristiwa agung perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat.

“Perbuatan mulia seperti Isra Mi’raj tidak seharusnya dicampur dengan aktivitas yang mengarah pada kemaksiatan, seperti mempertontonkan aurat, tarian erotis, dan ikhtilat,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Al-Kalam, Blimbingsari itu.

Dalam klarifikasinya, panitia menyebut hiburan musik elektone digelar setelah pengajian selesai, saat jamaah dan para tokoh agama telah meninggalkan lokasi. Musik tersebut, menurut panitia, hanya ditujukan sebagai hiburan bagi panitia yang sedang membersihkan area acara.

Namun, alasan tersebut dinilai tidak dapat dibenarkan oleh MUI Banyuwangi.

“Alasan itu tetap tidak bisa diterima. Tindakan ini berpotensi mengarah pada penistaan agama. Perlu ada teguran keras agar tidak menjadi contoh buruk bagi yang lain,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh panitia kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di Banyuwangi agar menjaga kesakralan acara keagamaan dan tidak mencampurnya dengan kegiatan yang bertentangan dengan ajaran agama.

“MUI Banyuwangi mengeluarkan tausiyah sebagai panduan pelaksanaan PHBI, mulai Isra Mi’raj hingga Maulid Nabi. Jika masih terjadi pelanggaran serupa, tentu akan ada tindakan tegas,” pungkasnya. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Penampilan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam. Meski mencatatkan clean sheet, performanya tetap menuai ...

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT