News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar di Teras Warga, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Minta Presiden Prabowo Perbaiki Sekolah

Kepanikan guru kembali terjadi setelah melihat ruang guru dan ruang kelas empat tiba-tiba ambruk dan hancur berantakan, saat para guru dan siswa hendak masuk ke SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa pagi (13/1).
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB
SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura
Sumber :
  • tvOne - abdul rohim

Bangkalan, tvOnenews.com – Kepanikan guru kembali terjadi setelah melihat ruang guru dan ruang kelas empat tiba-tiba ambruk dan hancur berantakan, saat para guru dan siswa hendak masuk ke SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa pagi (13/1).

Sebelumnya, pada Senin pagi (12/1), saat siswa dan guru datang ke sekolah, tiba-tiba dua plafon kelas empat dan lima ambruk, sehingga siswa dan guru membersihkan puing-puing reruntuhan plafon tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ia guru dan siswa dalam dua hari ini di kagetkan kejadian mulai dari plafon kelas lima dan enam, hari ini atap ruang guru dan kelas empat ambruk dan rata dengan tabah,” ungkap Fatmawati, Kepala Sekolah SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis.

Menurut Fatmawati, ambruknya atap ruang guru dan ruang kelas empat ini disebabkan karena faktor bangunan yang sudah tua dan rapuh, ditambah curah hujan deras dan angin pada Selasa malam yang menjadi faktor penyebab ambruknya sekolah.

“Dalam dua hari ini Bangkalan di guyur hujan deras dan agin. Selain faktor banguan sekolah sudah tua karena di perkirakan tahun 1980 yang di bangun hingga saat ini bulum tersebtuh perbaikan sama sekali dari pihak pemerintah,” ungkap kepala sekolah.

Selain itu, kondisi bangunan kelas satu, dua, dan tiga juga sangat memprihatinkan dan membahayakan siswa serta guru saat berada di dalam kelas, apalagi pada musim hujan seperti saat ini.

Oleh sebab itu, kepala sekolah berkoordinasi dengan pihak korwil, Dinas Pendidikan, serta masyarakat sekitar agar siswa dapat belajar di teras-teras rumah warga sekitar, sehingga proses belajar tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 110 siswa dari total 248 siswa, yang terdiri dari kelas 4 dan 5 SD, menggunakan teras rumah warga sekitar untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Bahkan kelas 6 menggunakan teras rumah kepala sekolah yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari sekolah.

Salah satu siswa, Rosidi, siswa kelas empat, meminta Presiden Prabowo untuk segera memperbaiki sekolahnya yang ambruk dan tidak layak ini agar segera dibangun kembali sehingga siswa bisa belajar dengan layak seperti di kota.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT