DPRD Bojonegoro Desak PT Rekind Bayar Utang ke Kontraktor Lokal
- Dewi Rina
Sahudi Wakil DPRD Bojonegoro juga menyatakan hal yang tidak jauh beda, ikut menekankan kepada pihak Rekind memegang komitmennya untuk secepatnya selesaikan tunggakan pembayaran terhadap kontraktor lokal, apalagi sesuai pernyataan pemilik project PEPC, bahwa tanggung-jawab ke Rekind sudah terselesaikan semua.
“Pada kenyataannya invoice yang dimasukan PT.Rekind ke PEPC sudah tidak ada persoalan , itu artinya bahwa sudah terbayarkan, maka Rekind harus fokus selesaikan pembayaran project di Bojonegoro terutama Kontraktor lokal,” ujar Sahudi.
Sementara itu, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin ditemui Tvonenews.com usai rapat mengatakan, ada sekitar 105 Kontraktor lokal yang belum dibayar, dari semuanya itu belum terbayarkan 7 persen terhadap tagihan yang masuk karena tiap bulan ada pembayaran.
Disinggung terkait pembahasan di rapat tersebut, Zaenal mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki datanya dan tidak ada invoice masuk ke sistemnya. Kita akan melakukan pengecekan menunggu data yang akan diberikan DPRD Bojonegoro.
Menurutnya, para vendor sudah melakukan rapat koordinasi perihal pembayaran, dan tagihan semua vendor lokal telah terbayarkan setiap bulan atau dilakukan secara bertahap. "Kami akan melakukan pelunasan, dan target kami bulan Juli ini sudah selesai," pungkasnya
Hadir pula dirapat tersebut dari Pihak PT. Rekind Project Manager, Construction Manager, Sabilal Arif dan Site Manager Zainal Arifin. Sedangkan pihak PEPC dihadiri General Manager Gas JTB Ruby Mulyawan, Manager Relations Regional Jawa Timur dan Indonesia Bagian Timur Subholding Upstream Pertamina Iwan Ridwan Faizal, JTB Site Office & PGA Manager PEPC Edy Purnomo. (dwr/ade)
Load more