News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas Pangan Ponorogo Cek Pasar Tradisional dan Modern Jelang Nataru

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di wilayah Ponorogo menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 24 Desember 2025 - 09:53 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional
Sumber :
  • tvOne - aries sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di wilayah Ponorogo menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Tidak hanya pasar tradisional, sejumlah swalayan dan toko modern juga tak luput dari pantauan tim Satgas Pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas Pangan langsung terjun memantau harga kebutuhan pokok penting mulai dari Pasar Legi Ponorogo di Jalan Soekarno Hatta, Ponorogo. Selain itu, tim Satgas Pangan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, juga menyasar Pasar Sumoroto di Kecamatan Kauman, Pasar Bungkal di Kecamatan Bungkal, serta toko modern Swalayan Surya di wilayah Kelurahan Mangkujayan.

Mereka melakukan pengecekan langsung harga bapokting, mulai dari harga, kualitas dan mutu barang, serta berat bersih dari barang kemasan yang diperjualbelikan. Sementara itu, petugas memfokuskan pengecekan komoditas bumbu dapur, daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, hingga telur.

"Hari ini kami Satgas pangan turun untuk melakukan pengecekan harga bapokting, baik di pasar tradisional maupun modern," ungkap AKP Imam Mujali kepada sejumlah awak media.

Hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. Bahkan, sejumlah komoditas strategis seperti bawang merah dan cabai rawit justru mengalami penurunan harga. Di Pasar Legi Ponorogo, harga bawang merah yang sebelumnya mencapai Rp27.500 per kilogram kini turun menjadi Rp25 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit yang sempat menyentuh Rp70 ribu per kilogram saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

Selain harga, Satgas Pangan juga memantau ketersediaan stok bapokting di pasar tradisional maupun pasar modern. Dari hasil pengecekan, stok dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Nataru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada temuan kenaikan harga yang signifikan. Cenderung stabil, bahkan ada yang turun seperti harga bawang merah dan cabai rawit," tambah AKP Imam.

Sementara itu, komoditas beras dinilai sangat aman karena saat ini memasuki musim panen di akhir tahun 2025. Kondisi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga selama libur Natal dan Tahun Baru. (asn/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT