News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GKJW Jombang Hadirkan Pohon Natal Unik Setinggi 6 Meter dari Limbah Bambu

Jelang Natal 2025, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari gereja-gereja pada umumnya. 
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:22 WIB
Pohon Natal Unik dari Limbah Bambu
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com - Jelang Natal 2025, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari gereja-gereja pada umumnya. 

Bukan pohon cemara buatan yang menjulang, melainkan pohon Natal raksasa setinggi enam meter yang terbuat dari ratusan potongan bambu berdiri megah di gedung GKJW Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terletak di Jalan Adityawarman, gereja ini memilih bambu sebagai ikon dekorasi Natal bukan hanya karena keunikannya, tetapi karena makna filosofis yang ingin ditonjolkan. 

Sebanyak 220 potongan bambu disusun bertingkat membentuk pohon berbentuk kerucut, dihiasi lampu-lampu dan lampion alami yang menciptakan suasana hangat, teduh, dan penuh kedamaian.

Vikar GKJW Jombang, Zefta Bagus Nugroho, menjelaskan bahwa bambu dipilih karena sarat nilai spiritual.

“Bambu itu sederhana, akarnya kuat, tumbuh tinggi tetapi tetap melengkung penuh kerendahan hati. Itulah pesan yang ingin kami sampaikan kepada jemaat,” ujarnya, Kamis (11/12).

Zefta menuturkan, karakter bambu tersebut sejatinya mewakili makna kelahiran Yesus: hadir dengan kesahajaan, membawa teladan kerendahan hati, namun memberikan kekuatan besar bagi manusia. 

Ketahanan bambu menghadapi berbagai musim juga dianggap sebagai cerminan keteguhan iman umat Kristiani dalam menghadapi tantangan hidup.

Yang membuat pohon natal ini semakin istimewa adalah bahan bakunya: limbah bambu.

“Yesus datang untuk merengkuh mereka yang tersisihkan. Limbah bambu ini jadi pengingat bahwa kasih Tuhan menyentuh semua orang, termasuk yang sering dianggap tidak berharga,” tutur Zefta.

Pembangunan pohon bambu ini memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Sebanyak 90 batang bambu dipotong menjadi 220 bagian sebelum dirangkai menjadi dekorasi megah yang kini menjadi pusat perhatian jemaat.

Tak hanya memajang pohon utama, GKJW Jombang juga menyelenggarakan Festival Pohon Natal. Sebanyak 10 kelompok jemaat turut berpartisipasi dengan membuat pohon natal dari bahan daur ulang. Tiap kelompok beranggotakan dua hingga lima orang yang merancang dekorasi sesuai kreativitas masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin jemaat merasakan sukacita dalam kebersamaan. Natal itu tentang cinta, damai, dan karya kolektif,” jelas Zefta.

Seluruh rangkaian kegiatan Natal di GKJW Jombang diselaraskan dengan tema Natal Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI):“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT