News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkaya Literasi Cek Fakta, Dinas Pendidikan Jawa Timur dan FJPI Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Diskusi Interaktif “Cerdas Bermedia: Melawan Hoaks dengan Literasi Cek Fakta”, digelar oleh FJPI Jatim, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Kamis, 4 Desember 2025 - 13:45 WIB
Diskusi Interaktif
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Diskusi Interaktif “Cerdas Bermedia: Melawan Hoaks dengan Literasi Cek Fakta”, digelar oleh FJPI (Forum Jurnalis Perempuan Indonesia) Jawa Timur, berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut diadakan di Aula Sabha Nugraha Dinas Penddidikan Provinsi Jawa Timur, Rabu (3/12). Kegiatan ini diikuti oleh 150 pelajar termasuk guru pendamping dari wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Suhartono, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai, mengatakan Dindik mendorong para pelajar bijak dalam bermedia sosial. Mereka perlu diedukasi untuk melawan hoaks dengan cara memperkaya literasi cek fakta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pak Ton sapaan akrab Suhartono menegaskan, kolaborasi Dindik dan FJPI Jawa Timur bisa ditindaklanjuti dengan program-program yang mendukung generasi muda dalam memanfaatkan media sosial dengan bijak. Ia optimis, jika edukasi literasi cek fakta ini diberikan sejak dini, bisa mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045. 

“Kegiatan diskusi interaktif ini sangat bermanfaat dalam mengatasi permasalahan berita-berita hoaks di tengah gencarnya informasi yang masuk di era digital saat ini. Jadi anak-anak kita, anak-anak di SMA, SMK, termasuk guru-gurunya dilibatkan. Apalagi diskusi ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Minimal guru dan siswa akan mendapatkan informasi-informasi terhadap pemanfaatan media saat ini yang begitu luar biasa dengan strategi cerdas bermedia," papar Suhartono.

Pada kegiatan tersebut, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), selaku narasumber, Akhsaniyah, mengatakan generasi muda khususnya remaja dan perempuan, kini menjadi kelompok paling rentan terhadap tsunami informasi dan ancaman misinformasi. Akhsaniyah menekankan bahwa media sosial tak hanya memengaruhi pola konsumsi informasi, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental.

Tekanan sosial, standar kecantikan, hingga paparan konten negatif menjadikan perempuan sebagai salah satu kelompok yang paling terdampak. 

“Hoaks dapat memicu kecemasan, memecah belah masyarakat, bahkan menghambat pengambilan keputusan rasional. Karena itu, literasi cek fakta harus menjadi gaya hidup digital,” ujarnya.

Sedangkan Sekjen FJPI Tri Ambarwatie mengingatkan remaja adalah pengguna internet paling aktif sekaligus target terbesar penyebaran hoaks. Mengutip data APJII dan Mafindo, ia menyebutkan bahwa 54 persen remaja pernah menyebarkan informasi tanpa verifikasi. 

“Konten palsu seperti pengumuman sekolah libur, video tawuran lama, hingga edit-an yang memicu perundungan seringkali viral karena emosi dan minimnya kemampuan verifikasi,” jelasnya.

Ia menuturkan, hoaks terus berkembang karena algoritma media sosial mendorong konten pemicu emosi, sementara masyarakat terbiasa membagikan informasi tanpa pengecekan. 

Kominfo sendiri mencatat lebih dari 11.000 hoaks berhasil dibersihkan sepanjang 2023.
Dalam upaya menangkal penyebaran informasi palsu, peserta dibekali metode lateral reading, pemanfaatan kanal resmi cek fakta seperti Cekfakta.com dan Turnbackhoax.id, serta lima langkah anti-hoaks. 

Diantaranya, jeda sebelum membagikan informasi, cek sumbernya, uji gambar, verifikasi melalui situs resmi, dan membandingkan dengan media kredibel. Dengan kata lain saring dulu informasi sebelum share.

“Satu klik verifikasi dapat menyelamatkan banyak orang dari kepanikan,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan Diskusi Interaktif "Cerdas Bermedia: Lawan Hoaks dengan Literasi Cek Fakta,” mendapat respon luar biasa dari peserta. Ini terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung dengan beragam pertanyaan. Mulai dari hobi menulis artikel hingga pertanyaan seperti apakah materi seperti dalam kegiatan ini bisa dimasukan dalam kurikulum.  

Kesuksesan kegiatan Diskusi Interaktif yang berlangsung lebih dari 2 jam ini, selain mendapat dukungan penuh dari Dindik Provinsi Jawa Timur, juga tidak lepas dari beberapa sponsor yang ikut menunjukkan kepeduliannya terhadap program edukasi cerdas bermedia, yakni dari Humas Polda Jawa Timur, Indonesia Kaya, Telkomsel, Pertamina Patra Niaga, Lapis Tugu Surabaya dan Kokola. Kegiatan FJPI Jawa Timur ini juga dalam rangka memperingati Hari Ibu. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT