News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Serukan Shalat Ghaib Nasional untuk Korban Bangunan Runtuh di Al-Khoziny Sidoarjo

JKSN serukan pondok pesantren di Indonesia gelar shalat gaib dan tahlil bagi para santri yang menjadi korban runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny
Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:16 WIB
JKSN Serukan Shalat Ghaib Nasional untuk Korban Al-Khoziny
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menyerukan seluruh pondok pesantren di Indonesia menggelar shalat gaib dan tahlil serentak bagi para santri yang menjadi korban musibah runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. KH Asep Saifudin Chalim menyebutkan bahwa para santri tersebut meninggal sebagai syahid.

Ketua Umum JKSN KH Asep Saifuddin Chalim menyampaikan imbauan tersebut sebagai bentuk belasungkawa mendalam atas kejadian yang terjadi pada Senin, 29 September 2025 pukul 15.30 WIB di Buduran, Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"JKSN mengimbau kepada seluruh pesantren se-Indonesia untuk mengadakan salat gaib dan tahlil secara serentak dari pondok pesantren masing-masing untuk korban yang meninggal dunia, setelah salat Jumat, 3 Oktober 2025," kata KH Asep di Surabaya, Kamis (2/10) malam.

Ia juga meminta doa untuk kesembuhan para santri yang selamat, serta ketabahan bagi keluarga korban yang ditinggalkan. KH Asep mengajak umat Islam menerima musibah ini sebagai takdir dari Allah SWT.

“Sebagaimana hikmah dalam Kitab Hikam: Sawabiqul himam la takhriqu aswaaral aqdar, sekuat apapun usaha tidak bisa menembus batas takdir Allah SWT,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah ini menyebut, para korban meninggal dunia tergolong syahid karena wafat saat menuntut ilmu dan tengah menjalankan salat berjamaah,
sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW.

'Jadi Insya Allah mereka (santri) yang meninggal dunia itu syahid. Karena mereka sedang menuntut ilmu di pesantren dan tengah menunaikan ibadah sholat Ashar. Insya Allah sahid, " tegas KH Asep.

"Dan, tak hanya itu para santri ini yang menjadi korban dan meninggal, kelak akan dibangkitkan dalam keadaan seperti sholat Ashar sebagaimana dia meninggal," Imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, JKSN juga mendorong seluruh pesantren agar lebih memperhatikan aspek keselamatan bangunan dan kelayakan sarana prasarana, serta berkomitmen menyalurkan santunan bagi korban setelah data final diperoleh.

"Kami Insya Allah akan memberikan santunan untuk keluarga santri yang meninggal. Dan untuk santri yang sakit dan dirawat di rumah sakit kami doakan segera sembuh, " pungkas Kiai. (msi/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT