GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSMTI Surabaya Bersama Komnas PA dan Psikolog Edukasi Pelajar Cegah Bullying

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Surabaya bersama SMAN 20 Surabaya, Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Timur, dan Biro Psikolog Soulusi menggelar seminar anti-bullying
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:23 WIB
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Jawa Timur menempati posisi kedua kasus bullying tertinggi di Indonesia. Menyikapi hal itu, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Surabaya bersama SMAN 20 Surabaya, Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Timur, dan Biro Psikolog Soulusi menggelar seminar anti-bullying di SMAN 20 Surabaya, Jumat (15/8).

Sekretaris PSMTI Surabaya, Mahendra Suhartono, mengatakan program ini sejalan dengan visi Ketua PSMTI Surabaya untuk mendorong anak muda berkembang secara positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Permasalahan anak muda saat ini, terutama di sekolah, salah satunya adalah bullying. Apalagi di media sosial, banyak kasus yang bahkan berujung tragis hingga korban bunuh diri. Ini yang sangat kami sayangkan,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya pemahaman batas antara bercanda dan bullying.

“Kalau bercanda itu tidak ada yang tersakiti. Tapi kalau sudah memukul, menampar, atau menjambak hingga menyakiti, itu sudah masuk kategori bullying,” tegasnya.

Mahendra juga menyoroti pengaruh media sosial sebagai pemicu perundungan. “Harapan kami, para siswa bisa terus berkembang, bebas dari bullying, dan menjadi generasi yang kuat secara mental,” pungkasnya.

Seminar menghadirkan narasumber Komnas PA Jatim Febri Roni Pikulun, Komnas PA Surabaya Syaeful Bahri, Psikolog Soulusi Elgi Selis Setiana, serta Dosen Unesa Rendy Airlangga.

Ketua Komnas PA Jatim, Febri Roni Pikulun, menyebut perilaku perundungan kini terjadi tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam pergaulan bahkan keluarga.

“Indonesia merupakan negara dengan kasus bullying di sekolah tertinggi di Asia. Di Jawa Timur sendiri, perilaku kekerasan ini merata dari Banyuwangi hingga ujung barat provinsi,” jelasnya.

Menurut Febri, kasus terbanyak saat ini adalah bullying nonverbal melalui media sosial.

“Media sosial seperti WhatsApp dan Instagram menjadi saluran utama. Tidak seperti tahun 80-an atau 90-an yang cenderung fisik, sekarang mayoritas kasus dilakukan secara online,” katanya.

Meski kasusnya tinggi, banyak tidak terpublikasi demi melindungi korban. Komnas PA akan melakukan evaluasi rutin untuk memetakan daerah dengan angka perundungan tertinggi.

"Yang penting ada tindakan tegas bagi pelaku, perlindungan bagi korban, serta langkah pencegahan yang konsisten,” tegas Febri.

Waka Kesiswaan sekaligus Ketua TP2K SMAN 20 Surabaya, Heri Susanto, menyebut seminar ini membuka wawasan siswa.

“Kami ingin anak-anak tahu cara menghadapi bullying dan tidak melakukan hal yang sama. Tadi bahkan ada yang mulai terbuka bercerita, ini hal positif,” ujarnya.

Ia menjelaskan TP2K melibatkan guru, orang tua, komite, dan tim BK.

“Kalau ada laporan, kami tindak lanjuti. Pernah tiga tahun lalu seorang siswa baru menerima video call yang menjurus ke kejahatan. Laporan temannya membuat kasus cepat ditangani, dan korban kini sudah membaik,” jelas Heri.

Menurut Heri, penanganan pelaku dilakukan bertahap, mulai dari pembinaan hingga melibatkan orang tua. “Harapannya, kerja sama intens ini bisa mencegah kasus berulang,” katanya.

Psikolog Soulusi, Elgi Selis Setiana, menegaskan bullying bukan sekadar masalah anak-anak, melainkan pelanggaran hak asasi.

"Lingkungan sekolah, rumah, dan dunia digital harus menjadi ruang aman, bukan ladang kekerasan. Menghentikan bullying bukan hanya tugas korban atau sekolah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak siswa tahu bullying salah, namun tetap terjadi. “Fakta ini menunjukkan bahwa kesadaran saja belum cukup, diperlukan langkah nyata untuk membangun keberanian, solidaritas, dan keterampilan menghadapi bullying agar mereka tidak lagi menjadi korban maupun pelaku,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Dosen FH Unesa, Rendy Airlangga, menyebut tindakan bullying berkaitan erat dengan lima kepentingan hukum: nyawa, badan, harta benda, harkat martabat, dan kemerdekaan.

“Tindakan bullying erat kaitannya dengan kepentingan hukum tersebut, oleh karenanya perlu untuk memberhentikan perilaku bullying dan melindungi korban bullying,” tegasnya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT