News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isak Tangis Orang Tua Warnai Pelepasan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Kabupaten Lamongan

Isak tangis orang tua mewarnai pelepasan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Kabupaten Lamongan.
Senin, 14 Juli 2025 - 18:20 WIB
Sekolah Rakyat di Lamongan
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Lamongan, tvOnenews.com – Isak tangis orang tua mewarnai pelepasan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Kabupaten Lamongan, Senin (14/7) siang. Meski para siswa mengaku bahagia dan bersyukur bisa diterima di Sekolah Rakyat (SR), namun mereka mengaku sedih akan berpisah dengan orang tuanya untuk beberapa lama karena harus tinggal di asrama.

“Saya bersyukur dan merasa senang bisa sekolah di sini (SR-red), karena saya orang tidak mampu, bisa sekolah dibiayai pemerintah,” ungkap Nabila, salah seorang siswi asal Kecamatan Turi, Lamongan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Nabila, meskipun ia bersekolah di Sekolah Rakyat, harapannya bisa belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, sehingga dapat mencapai cita-citanya.

“Di sekolah ini saya akan tetap belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, agar tercapai cita-cita,” tandas siswi yang mengaku bercita-cita menjadi psikolog ini.

Pipin, asal Desa Winangun, Kecamatan Sambeng, juga menunjukkan rasa harunya saat anaknya berpamitan untuk menempati ruang asrama. Namun wanita yang mengaku sehari-hari sebagai penjual pentol tersebut, tak mampu menyembunyikan kebahagiaan anaknya bisa sekolah di tempat ini. 

“Saya terima kasih kepada Bapak Presiden, kepada Ibu Gubernur, anak saya bisa sekolah dengan biaya semua ditanggung pemerintah,” tutur Pipin sambil mengusap air matanya.
 
“Sekolah sekarang mahal, saya ini orang tidak mampu, jadi Sekolah Rakyat ini bagi kami ibarat pelita dalam kegelapan,” tuturnya, dengan wajah memelas. 

Ia berharap selain dapat menimba ilmu, di Sekolah Rakyat ini anaknya dapat mandiri, karena jauh dari orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Sekolah SRMA, Anis Al Aminatuf Wardian, menegaskan akan menjalankan kegiatan belajar mengajar di sekolah sesuai kurikulum yang telah ditentukan dari Kemendasmen, dengan pendidikan karakter dan ditambah ilmu keagamaan. 

“Kami menjalankan program pendidikan sesuai ketentuan, tetap menggunakan kurikulum dari Kemendasmen, ditambah dengan kurikulum sesuai dengan potensi lokal, ditambah kurikulum asrama. Jadi kami juga memberikan pembekalan karakter anak dan ditambah keagamaan,” jelas wanita yang pernah menjadi Guru Perhotelan di SMK N 1 Lamongan ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT