GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Syarat Mudik, Vaksinasi Booster di Gresik Digelar Usai Tarawih hingga Larut Malam

Pemberlakuan aturan vaksin booster menjadi salah satu syarat mudik lebaran, membuat masyakarat di Kabupaten Gresik semakin antusias untuk mendapatkan vaksinasi Covid- 19 tahap ke-3 atau Booster
Kamis, 7 April 2022 - 10:51 WIB
Santri Ponpes salafiyah Nurul Ulum divaksin booster
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur - Pemberlakuan aturan vaksin booster menjadi salah satu syarat mudik lebaran, membuat masyakarat di Kabupaten Gresik semakin antusias untuk mendapatkan vaksinasi Covid- 19 tahap ke-3 atau Booster. Bahkan akibat tingginya animo masyarakat, petugas Vaksinator menggelar vaksinasi usai pelaksanaan sholat tarawih hingga larut malam.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Kebomas, ratusan santri pondok pesantren (Ponpes) Salafiyah Nurul Ulum, rela antre untuk mendapatkan vaksinasi jenis booster, meskipun dilakukan pada malam hingga larut malam, setelah mereka menjalankan shalat tarawih berjama'ah di masjid Nurul Ulum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar pukul 20.10 Wib para santri Nurul Ulum mulai mengantre mendaftarkan diri ke tim Dokes Polres Gresik. Setelah registrasi dan dilakukan skrining oleh petugas medis untuk memastikan santri yang bersangkutan dapat atau tidak dilakukan vaksin, barulah para santri yang lolos tes skrining menerima vaksinasi tahap ke-3 (booster).

"Usai di vaksin, para santri Ponpes Salafiyah Nurul Ulum ini menjalani observasi selama kurang lebih 15 menit. Jika tidak ada kendala, mereka diperbolehkan istirahat, " ujar AKBP M. Nur Azis, Kapolres Gresik.

Dikatakan Nur Azis, pihaknya akan terus melakukan pengecekan terhadap  kegiatan vaksinasi yang melibatkan Dokkes Polres Gresik, salah satunya yang sedang berlangsung di Ponpes Nurul Ulum yang diasuh ustad Jauhari tersebut.

"Semoga vaksinasi dapat memberikan manfaat bagi santri. Bersama-sama kita mewujudkan Herd Immunity," sambungnya.

Alumnus Akpol 2002 menambahkan, vaksinasi tahap pertama, kedua, dan booster dilakukan untuk memudahkan santri yang akan mudik lebaran dan demi mencegah serta menekan penyebaran Covid-19, karena vaksinasi sangat penting untuk melindungi diri dari bahaya Covid- 19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini adalah salah satu ikhtiar kita supaya segera terbebas dari pandemi. Selain itu kita terus berdoa kepada Allah SWT," pungkasnya. (M. Habib/rey)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT