News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Keracunan Massal di Nganjuk, Korban Bertambah Jadi 60 Orang, Satu Meninggal Dunia

Suasana duka dan kepanikan masih menyelimuti Kabupaten Nganjuk, setelah terjadi insiden keracunan massal yang menimpa puluhan warga.
Minggu, 27 April 2025 - 08:01 WIB
Keracunan Massal
Sumber :
  • Tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Suasana duka dan kepanikan masih menyelimuti Kabupaten Nganjuk, setelah terjadi insiden keracunan massal yang menimpa puluhan warga. Sedikitnya 60 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan, sementara satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam (22/4) usai sebuah acara hajatan tujuh bulanan masa hamil anak Ketua RT di Dusun Pojok, Desa Tanjungkalang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan perangkat desa setempat, Mujianto, para korban mulai merasakan mual, muntah, pusing, dan diare beberapa jam setelah menyantap hidangan yang dibawa pulang usai hajatan di rumah Ketua RT.

"Awalnya warga diundang hajatan Ketua RT, undangan yang disebar 100 undangan dan yang datang 90 orang, saat hajatan berlangsung para undangan usai menyantap makanan belum ada tanda tanda gejala keracunan, namun beberapa jam pada esok paginya gejala keracunan mulai dirasakan oleh peserta dan keluarga peserta hajatan," ungkap Mujianto.

"Awalnya, 12 warga RT 1 RW 10 dilarikan ke Puskesmas Prambon dengan gejala mual, muntah, pusing, diare, dan lemas setelah menyantap nasi berkat yang dibawa pulang dari hajatan. Beberapa jam kemudian jumlah korban bertambah menjadi 30 orang, yang tersebar dalam penanganan di Puskesmas Ngronggot, Klinik Medis Ngronggot, hingga RS Muhammadiyah Kediri," ungkap Mujianto.

Hingga saat ini jumlah korban keracunan terus bertambah. korban mencapai 60 orang.

"Jumlah korban keracunan hingga saat ini totalnya mencapai 60 orang, 32 dirawat di Puskesmas, 28 lainnya menjalani rawat jalan," ujar Mujianto.

Akibat keracunan makanan, selain 59 orang mendapatkan perawatan medis, satu orang meninggal dunia.

Mujianto perangkat Desa Tanjungkalang membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa keracunan makanan.

"Korban meninggal seorang perempuan bernama Marlikah (52), warga Dusun Pojok, Desa Tanjungkalang, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Ahmad Dahlan Muhammadiyah Kediri," kata Mujianto.

Sumber keracunan kini tengah dalam penyelidikan, beberapa sampel makanan telah diamankan untuk di lakukan uji laboratorium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Nganjuk, AKBP. Henri Noveri Santoso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium.

"Kami menduga sumber keracunan berasal dari olahan makanan tertentu, namun masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT