News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Siswa SD Muhammadiyah di Surabaya Gelar Aksi Bela Palestina

Ratusan siswa SD Muhammadiyah Surabaya mengadakan "One Day Charity for Palestine". Kegiatannya pawai keliling kampung, sholat ghaib, teatrikal, dan aksi sosial.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 11 April 2025 - 15:43 WIB
Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 11 Surabaya Gelar Aksi Bela Palestina
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Ratusan siswa SD Muhammadiyah 11 Surabaya menggelar aksi solidaritas bertajuk "One Day Charity for Palestine" pada Jumat (11/4). Kegiatan ini melibatkan pawai keliling kampung, sholat ghaib, aksi teatrikal, dan penggalangan dana untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Peserta aksi dengan antusias menyerukan dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penderitaan yang dialami oleh warga Palestina akibat serangan Israel. Pawai semakin meriah karena siswa mengenakan atribut Palestina dan membawa poster bertuliskan "Save Palestine". 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pawai, siswa juga menampilkan aksi teatrikal yang menggambarkan kekejaman Zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Aksi ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami kondisi saudara Muslim mereka di Palestina sekaligus menanamkan rasa solidaritas dan kepedulian sejak dini.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan dukungan terhadap Palestina, tetapi juga memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya kepedulian sosial. "Sholat ghaib juga dilakukan untuk mendoakan korban di Palestina. Kami ingin menumbuhkan rasa empati dan solidaritas kepada siswa sejak dini," ujar Mursiah.

Sebagai bagian dari aksi sosial, para siswa juga menggalang dana yang akan disalurkan melalui Laziz Muhammadiyah. Donasi yang terkumpul akan digabungkan dengan bantuan dari seluruh Muhammadiyah se-Indonesia untuk diserahkan kepada rakyat Palestina di Gaza.

Annisa Huriyah Firmansyah, siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 11 Surabaya, mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Saya senang bisa membantu saudara-saudara kita di Palestina. Semoga mereka bisa segera merdeka," ucap Annisa.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap Palestina tidak hanya datang dari orang dewasa, tetapi juga dari generasi muda yang peduli terhadap isu kemanusiaan. (zaz/ias) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT