News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pascaricuh Demo Penolakan UU TNI, Gedung DPRD Alami Kerusakan Parah

Pascaricuh demo ratusan mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Suara Rakyat (ASURA), berakibat bagian depan dan samping utara Gedung DPRD Kota Malang rusak parah
Senin, 24 Maret 2025 - 05:49 WIB
Pascaricuh Demo Penolakan UU TNI
Sumber :
  • Tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Pascaricuh demo ratusan mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Suara Rakyat (ASURA) pada Minggu (23/3), berakibat bagian depan dan samping utara Gedung DPRD Kota Malang mengalami kerusakan parah. 

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah, yang hadir langsung di lokasi kejadian. Ia membenarkan adanya kerusakan tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terkait kerusakan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya datang untuk berkoordinasi dengan dinas terkait, dan Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah kami panggil untuk segera mendata sejauh mana kerusakan yang terjadi," ungkap Rimzah, Minggu (23/3) malam. 

Diantara kerusakan yang paling terlihat adalah dua pos yang berada di kompleks Gedung DPRD Kota Malang. Dua pos dilaporkan terbakar, bahkan tiga kamera CCTV yang berada di depan gedung DPRD maupun yang berada di sisiutara mengalami kerusakan usai dirusak massa aksi demo. 

"Jadi ada dua pos yang dirusak hingga dibakar. Yang paling parah pos yang untuk menyimpan barang-barang bekas. Kami bersama teman-teman di Sekwan akan mengecek kerusakan lebih lanjut," jelasnya.

Meski terjadi kerusuhan, Rimzah menegaskan DPRD Kota Malang tetap berkomitmen untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat. 

"Kami di DPRD Kota Malang bukan untuk menolak atau membatalkan, tetapi untuk memberikan masukan. Jika ada usulan dari masyarakat terkait RUU TNI, kami akan menyampaikannya ke tingkat yang lebih tinggi, yakni DPR RI," pungkasnya. 

Berita sebelumnya, aksi ratusan massa awalnya berjalan damai meski mereka membakar seragam loreng TNI sebagai simbol penolakan UU TNI.

Mereka juga merusak pos jaga dan membakar membakarnya. Mereka juga membakar berbagai barang rongsokan di depan gedung DPRD Kota Malang.

Namun usai Magrib, massa melakukan aksi yang lebih agresif. Massa mulai melakukan aksi pembakaran. Barang-barang seperti ban bekas, rambu lalu lintas, kursi, traffic cone, dibakar oleh massa. Mereka membakar barang-barang itu di depan pagar gedung DPRD Kota Malang.

Massa kemudian beraksi lagi dengan melakukan pelemparan. Massa melempar batu dan kembang api hingga bom molotov ke arah dalam gedung DPRD Kota Malang.

Sekitar pukul 18.30 WIB, massa aksi mulai melakukan tindakan lebih anarkis dengan melempar beberapa benda kepada petugas pengamanan aksi. 

Bahkan tiga mobil pemadam kebakaran yang hendak memadamkan pos jaga dan gudang yang dibakar masa aksi malah dihadang dan dilempari batu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar pukul 18.45 WIB, petugas pengamanan kemudian membentuk barikade dan mulai merangsek ke massa. Namun massa melawan dan polisi terpukul mundur.

Namun polisi kembali membuat barikade dan mengambil tindakan tegas dengan membubarkan aksi secara paksa karena batas waktu aksi sudah selesai dan massa aksi membubarkan diri. (eco/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT