Malang, tvOnenews.com - Pascaricuh demo ratusan mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Suara Rakyat (ASURA) pada Minggu (23/3), berakibat bagian depan dan samping utara Gedung DPRD Kota Malang mengalami kerusakan parah.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah, yang hadir langsung di lokasi kejadian. Ia membenarkan adanya kerusakan tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terkait kerusakan yang terjadi.
"Saya datang untuk berkoordinasi dengan dinas terkait, dan Sekretaris Dewan (Sekwan) juga sudah kami panggil untuk segera mendata sejauh mana kerusakan yang terjadi," ungkap Rimzah, Minggu (23/3) malam.
Diantara kerusakan yang paling terlihat adalah dua pos yang berada di kompleks Gedung DPRD Kota Malang. Dua pos dilaporkan terbakar, bahkan tiga kamera CCTV yang berada di depan gedung DPRD maupun yang berada di sisiutara mengalami kerusakan usai dirusak massa aksi demo.
"Jadi ada dua pos yang dirusak hingga dibakar. Yang paling parah pos yang untuk menyimpan barang-barang bekas. Kami bersama teman-teman di Sekwan akan mengecek kerusakan lebih lanjut," jelasnya.
Meski terjadi kerusuhan, Rimzah menegaskan DPRD Kota Malang tetap berkomitmen untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat.
"Kami di DPRD Kota Malang bukan untuk menolak atau membatalkan, tetapi untuk memberikan masukan. Jika ada usulan dari masyarakat terkait RUU TNI, kami akan menyampaikannya ke tingkat yang lebih tinggi, yakni DPR RI," pungkasnya.
Load more