News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Fitri, Polres Malang Pantau Keamanan Pangan di Pasar Tradisional

Kepolisian Resor Malang bersama Forkopimda Kabupaten Malang melakukan pemantauan kualitas pangan di Pasar Dampit.
Jumat, 21 Maret 2025 - 05:48 WIB
Keamanan Pangan di Pasar Tradisional
Sumber :
  • Tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com – Kepolisian Resor Malang bersama Forkopimda Kabupaten Malang melakukan pemantauan kualitas pangan di Pasar Dampit, Kamis (20/3). Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahan makanan yang beredar di pasaran aman dari zat berbahaya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., menegaskan pemantauan ini penting guna memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari kandungan berbahaya, seperti pestisida dan formalin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang beredar di pasar aman dan layak dikonsumsi. Kami ingin masyarakat merasa tenang saat berbelanja kebutuhan pokok menjelang Idulfitri," ujar AKBP Danang usai pemantauan di Pasar Dampit, Kamis (20/3).

Dalam pemantauan ini, Bupati Malang HM Sanusi beserta jajaran Forkopimda turut hadir. Mereka meninjau langsung aktivitas jual beli di pasar, menyapa pedagang, hingga memeriksa sampel bahan pangan yang dijual di lokasi.

Hasil pemantauan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan kepolisian dalam memastikan keamanan pangan. Polres Malang juga memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di wilayah Kabupaten Malang.

"Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan bahan pangan yang dijual di pasar aman. Jika ditemukan ada indikasi bahan berbahaya, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku," tambah AKBP Danang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemantauan ini menjadi salah satu upaya Polres Malang dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Kapolres Malang juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli bahan pangan, terutama di momen menjelang Lebaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kondisi bahan pangan sebelum membeli, pastikan tidak mengandung zat berbahaya. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan," pungkasnya. (eco/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT