News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warung Madura di Atas Saluran Irigasi Sungai Mergan Ambrol, Pemilik Ditemukan Tewas Mengapung

Sebuah warung kelontong yang bangunannya diatas saluran irigasi sungai Mergan, Kecamatan Sukun, Kota Malang mengalami longsor atau ambrol masuk kedalam aliran sungai tersebut
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 20 Februari 2025 - 16:03 WIB
Warung Madura di Atas Saluran Irigasi Sungai Mergan Ambrol
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Sebuah warung kelontong yang bangunannya diatas saluran irigasi sungai Mergan, Kecamatan Sukun, Kota Malang mengalami longsor atau ambrol masuk kedalam aliran sungai tersebut, Rabu (19/2) sore.

Peristiwa tanah longsor atau amblesnya plesteran warung klontong Madura di depan Mie Gacoan di Jalan S Supriadi Kecamatan Sukun, Kota Malang mengalami longsor beserta bangunan warung toko kelontong Madura terjadi sekitar pukul 16.15 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat peristiwa itu terjadi berdasarkan keterangan saksi warga setempat, kalau pemilik warung Toko Kelontong Madura yang bernama Qoid (30) asal Kota Pemekasan Madura, saat itu berada di kamar mandi atau toilet," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto kepada awak media, Rabu (19/2) malam.

Ia mengatakan, pada saat bangunan toko ini tiba-tiba bergerak dan roboh, saksi berusaha mencari korban namun saat ditelusuri korban nihil dilokasi dan diduga hanyut.

"Sebab plesteran bangunan kamar mandi milik korban yang ada diatas saluran irigasi sungai ambrol hingga korban diduga terperosok dan terseret arus sungai irigasi," imbuhnya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Polsek Sukun mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan mayat di pinggir sungai irigasi kalianyar atau sungai mergan yang masuk Jalan Kebonsari Gang Perikanan RT 003/ RW 004 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

"Mendapatkan laporan ini, petugas langsung meluncur kelokasi dan melihat saat itu korban dalam keadaan terlungkup dan sudah meninggal dunia," jelas Yuris.

Petugas langsung mengelar olah TKP dan selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RS Syaiful Anwar Kota Malang untuk dimitakan visum.

"Jenazah korban ditemukan sekitar 3 kilo meter dari tempat kejadian awal," tandasnya.

Sementara itu Rokim Ketua RT 14 RW 6 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang, mengatakan pada pagi harinya, toko tersebut sudah menunjukkan beberapa tanda-tanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, pondasi warung sudah terlihat sedikit ambles tetapi bangunannya masih belum miring. Dan sebenarnya di dekat pondasi warung yang sedikit ambles itu, sudah diberi penanda rambu palang rantai," jelasnya.

Dirinya juga menerangkan, bahwa bangunan warung tersebut berdiri di atas saluran air.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT