News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Nganjuk Nyaris Jadi Korban Hipnotis WNA, Aksinya Terekam CCTV

Seorang warga Nganjuk nyaris menjadi korban hipnotis oleh pria WNA di sebuah toko jajanan di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunanom, Kabupaten Nganjuk.
Selasa, 11 Februari 2025 - 19:42 WIB
Warga Nganjuk Nyaris Jadi Korban Hipnotis WNA, Aksinya Terekam CCTV
Sumber :
  • kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Seorang warga Nganjuk nyaris menjadi korban hipnotis oleh pria warga negara asing (WNA) di sebuah toko jajanan di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunanom, Kabupaten Nganjuk. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan kini viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak berbicara dengan bahasa isyarat kepada kasir toko. Tak lama setelah itu, korban terlihat mulai kebingungan dan hampir menyerahkan sejumlah uang dari laci kasir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu dalam rekaman CCTV, tampak pula teman pelaku mencoba mengalihkan pembeli lain, agar tidak mendekat pada kasir.

Menurut pengakuan sang kasir Riski Sutejo, pelaku berjumlah dua orang, memakai masker, kedua pelaku datang dari arah selatan, memasuki toko berpura-pura membeli jajanan.

"Awalnya dua orang pria WNA memasuki toko berpura-pura membeli jajanan dan kemudian membayar ke kasir dengan uang pecahan Rp20 ribu. Namun, saat melakukan pembayaran pria WNA tersebut sempat mengeluarkan nada agak keras dan kemudian memaksa tukar uang serta mengacak-acak laci kotak uang," jelas Riski, Selasa (11/2).

Riski juga bercerita bahwa satu dari dua pelaku, berpura membayar jajanan yang diambilnya, kemudian ia juga ingin menukar uang dengan seri nomor terbaru, tidak hanya sampai itu, pelaku juga memaksa dan mengambil uang sendiri pada laci kotak uang. 

"Alhamdulillah, meskipun pelaku sempat memaksa dan acak-acak laci tempat uang, tidak ada uang yang diambil oleh pelaku," ucap Riski.

Lebih lanjut Riski menambahkan, pelaku merupakan WNA, soal WNA mana, menurutnya seperti dari timur tengah, karena kulitnya tidak begitu putih, wajahnya memakai masker, jadi tidak terlihat wajahnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena semakin maraknya kejahatan hipnotis yang menyasar pemilik usaha kecil dan masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku diharapkan segera melapor ke pihak berwajib agar bisa segera ditindaklanjuti.

Perlu diketahui peristiwa tersebut terjadi pada 04 Februari 2025, sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah toko jajanan milik warga di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang pria berkebangsaan asing masuk ke toko dan berpura-pura membeli beberapa barang. (kso/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT